- Aparat kepolisian menggerebek kantor di Jalan Gito Gati, Sleman, Yogyakarta, yang dipastikan sebagai markas scammer jaringan internasional.
- Penggerebekan yang terjadi pada Senin siang tersebut sempat viral melalui video yang beredar luas di media sosial.
- Polisi menyita puluhan ponsel dan laptop sebagai barang bukti dari lokasi dugaan tindak pidana terorganisir tersebut.
Menurutnya, proses penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dari lantai bawah hingga lantai atas kantor tersebut.
5. Polisi Sita Puluhan Ponsel dan Laptop
Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa ponsel dan laptop. Saksi mata menyebut jumlahnya cukup banyak karena hampir setiap ruangan di kantor tersebut memiliki perangkat elektronik.
“Barang bukti berupa beberapa HP dan laptop. Banyak sekali. Di lantai bawah ada, di lantai atas juga ada kamar-kamar, dan setiap kamar itu ada barang buktinya masing-masing di atas meja,” katanya.
Penyitaan perangkat elektronik ini diduga berkaitan dengan aktivitas penipuan yang dilakukan secara terorganisasi dan melibatkan komunikasi lintas negara.
6. Kasus Masih Dalam Proses Pendalaman
Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Riski Adrian, membenarkan bahwa pihaknya telah mengungkap dugaan tindak pidana tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap pendalaman lebih lanjut.
“Benar, Polresta Jogja berhasil mengungkap dugaan tindak pidana scam jaringan internasional di Jalan Gito Gati. Sampai saat ini masih proses pendalaman dan akan segera kami sampaikan perkembangannya,” ujarnya.
Kapolresta Jogja, Kombes Eva Guna Pandia, juga menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait masih terus berlangsung.
Baca Juga: Lalin Tol Solo-Yogyakarta Segmen Kartasura-Prambanan Melonjak 61,2 Persen Saat Nataru
7. Pegawai Mengaku Sebagai CS dan Admin
Warga sekitar mengaku tidak mengetahui aktivitas mencurigakan dari kantor tersebut selama beroperasi. Salah satu saksi berinisial N menuturkan bahwa para pegawai di kantor itu mengaku bekerja sebagai customer service (CS) dan admin.
“Kita tahunya mereka CS, admin. Soal kegiatannya di dalam seperti apa, warga sekitar kurang tahu,” ujar N.
Menurutnya, kantor tersebut beroperasi selama 24 jam penuh tanpa henti. Setiap hari, puluhan kendaraan terlihat terparkir di halaman kantor. Para pegawai didominasi anak muda dengan pakaian kasual dan tanpa seragam resmi perusahaan.
Hingga kini, Polresta Jogja masih mendalami peran masing-masing pegawai serta jaringan yang terlibat dalam praktik scam internasional tersebut. Polisi memastikan akan menyampaikan informasi terbaru seiring perkembangan penyelidikan.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan