Sejumlah petugas kebersihan mengangkut sampah yang masih berserakan di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Senin (4/12/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
Ada juga sampah serabut kelapa dan ranting pohon. Sementara, untuk sampah dari wisatawan, kata dia, didominasi oleh sisa bungkus makanan, botol minuman dan cup mie instan.
Dihubungi terpisah, Kepala Uptd II Kebersihan Persampahan dan Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Arif Riyadi mengungkapkan bahwa hingga kini sampah-sampah yang ada di destinasi wisata Parangtritis masih dilakukan pembersihan. Pihaknya belum menghitung jumlah sampah yang dihasilkan di liburan Natal dan Tahun Baru.
"Hingga saat ini belum kami hitung semuanya. Tapi prediksinya memang lebih sedikit dibanding liburan tahun sebelumnya. Jadi biasanya tahun kemarin sekitar 40 ton sampah yang dihasilkan," ungkap Arif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat