SuaraJogja.id - Memasuki libur Natal 25 Desember 2020, sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Bantul mulai didatangi pengunjung dari berbagai wilayah. Tak terkecuali di Pantai Parangtritis, Kretek, Kabupaten Bantul.
Pantauan SuaraJogja.id, sejumlah wisatawan bermain air di bibir pantai. Ada pun pengunjung yang sekedar bersantai di sekitar pesisir pantai.
Pengunjung datang secara rombongan. Lokasi parkir baik motor dan mobil di Pantai Parangtritis penuh dengan berbagai kendaraan berplat nomor luar DIY.
Salah seorang pengunjung asal Temanggung, Esti Widayani (32) mengaku tak menyangka jika Pantai Parangtritis akan ramai. Pasalnya sebelum memutuskan ke Parangtritis, pihaknya mendapat informasi jika tempat ini akan sepi.
"Saya sempat tanya teman saya di Bantul apa lokasi wisata di sana ditutup?, jawabannya kemungkinan sepi karena ada imbauan harus bawa rapid test jika akan berlibur ke Yogyakarta. Tetapi sampai sini ramai sekali," jelas Esti ditemui di Pantai Parangtritis, Jumat (25/12/2020).
Ia datang dengan mobil pribadi bersama keluarganya. Terdapat 15 orang keluarga yang menggunakan 3 mobil pribadi.
"Agar lebih aman kami datang dengan mobil pribadi saja. Kami juga tak dimintai surat rapid tes saat masuk ke Yogyakarta," terang dia.
Esti tak begitu khawatir dengan ramainya pengunjung yang terdapat potensi penularan Covid-19. Pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan selama berlibur di Yogyakarta.
"Kami tidak khawatir, karena niatnya untuk liburan dan refreshing. Jika pikirannya fresh, tubuh juga lebih fit dan bisa terhindar dari sakit. Selain itu untuk pencegahan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata dia.
Baca Juga: Bawa Gir di Dalam Jok Motor, Pelajar Asal Bantul Diamankan Polisi
Wisatawan asal Solo, Maharani Laksmi (24) memutuskan berkunjung ke Yogyakarta untuk menghabiskan masa libur Natal. Dirinya datang dengan teman-temannya mengendarai motor.
"Sudah terlalu penat di Solo terus, saya dan teman-teman sudah mengagendakan untuk berlibur ke Yogyakarta. Terutama ke pantainya. Awalnya takut jika ada pemeriksaan hasil rapid test. Ternyata tak begitu ketat ketika masuk ke Yogyakarta," ujar dia.
Dihubungi terpisah, Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Rohmat Ridwanto menjelaskan pengunjung yang datang ke Parangtritis relatif meningkat pada libur Natal.
"Ada peningkatan kunjungan wisatawan di Parangtritis. Dibanding hari-hari sebelumnya hanya sekitar 2.500-3.000 wisatawan saja," kata Rohmat melalui pesan singkat.
Rohmat menjelaskan wisatawan lebih banyak datang dari wilayah Jawa Tengah. Namun beberapa wisatawan juga datang dari wilayah DIY.
"Kebanyakan (pengunjung) dari DIY dan Jateng," ujar dia.
Berita Terkait
-
Batal Romantis di Pantai Parangtritis, Video Ini Endingnya Bikin Meringis
-
STOP PRESS! Satu Wisatawan Hilang Usai Tersapu Ombak Pantai Parangtritis
-
Habis Malam 1 Suro, Kondisi Pantai Parangtritis Penuh Sampah Plastik
-
Pantai Parangtritis Sudah Ramai, Penjagaan Wisatawan Bakal Diperketat
-
Lagi, Ubur-Ubur Sengat Ratusan Wisatawan di Pantai Parangtritis
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan
-
10 Saksi Dihadirkan di Sidang Little Aresha, Ibu Ungkap Anak Autis Diduga Diikat hingga Lebam
-
Raih Hibah United Board 2026, UAJY dan AMSI Kolaborasi Kuatkan Jurnalisme Biodiversitas
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla