SuaraJogja.id - Membaca peluang besar di saat pandemi Covid-19, aktris Susan Sameh kini jualan jamu.
Mantan pacar Fero Walandouw ini mengaku tertarik jualan jamu karena kecintaannya terhadap Indonesia. Apalagi jamu terbukti khasiatnya sejak dahulu kala.
"Aku bisnis jamu. Bisnis jamu dari aku awal PSBB, gimana aku meramu bahan itu tanpa bahan kimia, jadi bener-bener rempah-rempah pilihan," kata Susan Sameh di Jalan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, kemarin.
"Karena aku terlalu cinta sama Indonesia kali ya, aku mikir orang dulu pada kuat banget dan sehat. Padahal dulu kan obat-obatan malah kurang. Mereka minumnya jamu, rempah-rempah kenapa kita enggak angkat lagi hal itu gitu," ungkapnya.
"Itu 100 persen rempah-rempah, enggak ada bahan kimia apapun," sambungnya lagi.
Uniknya lagi, jamu itu dibuat Susan Sameh dengan bermodalkan resep yang dibacanya dari Google. Bahkan di awal pembuatan, tangannya sampai berdarah karena pakai ulekan.
"Sering Googling gitu, jahe itu khasiatnya apa aja, kunyit juga khasiatnya apa saja gitu kan. Dulu tangan aku sampai berdarah-darah, kan masih pakai ulekan dulu. Kalau sekarang udah pinter, jadi pakai blender," imbuhnya terkekeh.
Perempuan kelahiran 24 Februari 1997 ini mengaku tak berniat menjadikan jamu buatan tangannya menjadi komersil. Awalnya dia hanya membagikan jamu untuk keluarga dan kerabat dekat.
Baca Juga: Gagal Nikah, Susan Sameh Kini Selektif Cari Pacar
"Ini awalnya nggak ada niat buat dijual, sebenernya mau kasih buat temen dan keluarga aku," ujarnya.
Setelah mencoba jamu buatan Susan Sameh, mendadak dia kebanjiran pesanan dan akhirnya dijadikan bisnis.
"Dan ternyata mereka suka. Sehari aku maksimal cuma 130 botol. Ini dijual ke semuanya juga, tapi keluar kota masih takut, basi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dari Dapur Tradisi ke Tren Wellness, Jamu Kembali Naik Kelas di Era Kartini Kini
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini
-
Tak Lagi Identik dengan Jamu Gendong, Begini Wajah Baru Jamu Indonesia di Tangan Generasi Muda
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik