Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 14 Januari 2021 | 11:56 WIB
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 ke Wagub DIY Paku Alam X di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Kamis (14/1/2021). - (SuaraJogja.id/Putu)

"Karena saya yakin bahwa seluruh lapisan masyarakat DIY pada gilirannya nanti dengan penuh kesadaran akan siap untuk divaksinasi. Dalam hal ini, masyarakat harus menjadi subjek untuk menangkal penyebaran virus Covid-19 ini," paparnya.

Sultan menambahkan, DIY menerima alokasi vaksin untuk pandemi COVID-19 sejumlah 2.605.179 dosis. Vaksin ini dibagikan dalam empat tahap, bagi tenaga kesehatan, pelayanan publik, masyarakat rentan, dan pelaku ekonomi esensial, termasuk masyarakat umum.

Untuk tahap pertama, baru 26.806 dosis vaksin dikirimkan ke DIY. Berdasarkan data, setidaknya ada 36.247 tenaga kesehatan di DIY yang sudah terdaftar. Sedangkan di tahap kedua vaksin akan dibagikan kepada 555.290 petugas publik, tahap ketiga ke 995.353 masyarakat rentan, dan tahap keempat bagi 1.065.179 bagi pelaku ekonomi essensial dan masyarakat lainnya.

"Jika pengadaan vaksin lancar, DIY siap menyelesaikannya sampai dengan akhir tahun 2021 ini, dan mungkin agak berbeda dengan daerah lain, dengan kepercayaan akan kearifan lokal masyarakat DIY, tidak akan dilakukan sanksi," paparnya.

Baca Juga: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Batal Disuntik Vaksin, Ini Masalahnya

Sekda DIY Baskara Aji mengungkapkan, tidak merasakan efek apa pun saat dilakukan vaksinasi. Tidak ada rasa sakit yang dialami hingga masa evaluasi 30 menit.

"Tadi juga tidak ada [penerima vaksin] yang mengeluh. Jadi harapan saya vaksinasi pertama tidak ada persoalan maka nanti masyarakat yang melaksanakan vaksin bisa percaya diri," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Load More