SuaraJogja.id - Pelaku pembunuhan berinisial AC (28) yang tega menebas leher korban bernama Chandit Wahyudi (39) hingga tewas akhirnya buka suara.
Pelaku yang mengaku kenal dengan korban di sebuah komunitas Vespa tega membunuh karena emosi.
"Teman-teman saya menelepon gimbal (nama panggilan korban di komunitas Vespa). Lalu saya menyapa dia dan menanyakan masih ingat saya atau tidak. Tapi dia jawab tidak kenal dan malah menyulut pertanyaan arep paten-patenan po? [Ingin bunuh-bunuhan]. Mendengar itu saya tanya lagi, tenanan opo ora? [beneran atau tidak]," ujar AC saat konferensi pers di Mapolsek Sewon, Jumat (15/1/2021).
Pelaku yang kepalang emosi mendatangi tempat korban yang ada di Padukuhan Semail RT 6 Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul. Ia menanyakan maksud pembicaraan yang dilakukan saat video call sebelumnya.
"Saya tanya tapi dia membuat saya emosi. Lalu saya menyerang pakai parang lebih dari 3 sabetan," ujar dia.
Sementara itu, Kapolsek Sewon, Kompol Suyanto membeberkan bahwa pelaku terpengaruh minuman keras. Pelaku dan teman-temannya saat itu sedang berpesta miras.
"Kondisi pelaku sedang mengonsumsi minuman keras bersama 3 teman-temannya," jelas dia.
Suyanto menerangkan jika pelaku terbawa emosi dengan cara berbicara korban yang ceplas-ceplos. Disamping itu pelaku merupakan orang yang dikenal tempramen di sekitar tempat tinggalnya.
"Pelaku tersulut emosi karena gaya bicara korban. Karena dia tempramental ditambah telah mengonsumsi minuman keras peristiwa itu terjadi," jelas Suyanto.
Baca Juga: Tak Patuhi Prokes, 3 Tempat Usaha di Bantul Ditutup Sementara
Dalam konferensi pers tersebut, polisi mengamankan satu bilah parang sepanjang 65 cm, satu buah kaos berwarna oranye serta identitas pelaku dan korban.
AC disangkakan dengan pasal 355 KUHP ayat 2 tentang Penganiayaan Berat yang Direncanakan Hingga Menyebabkan Hilangnya Nyawa Orang. Ancaman hukuman paling lama 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan