SuaraJogja.id - Sutradara Hanung Bramantyo menyampaikan rasa rindunya kepada almarhum Julia Perez di aku Instagram pribadinya, @hanungbramantyo. Pernah bekerja sama dalam sebuah film, Hanung mengakui bahwa kerja keras Julia Perez saat itu tidak sia-sia.
Pasalnya, saat ini film yang dibintangi Julia Perez telah tayang di salah satu platform film digital yang bisa diakses dari berbagai penjuru dunia.
Melalui unggahannya, Hanung menceritakan bahwa saat akan melakukan adegan perkelahian, pemeran pengganti juga sudah disiapkan. Namun, tiba-tiba Julia Perez mengaku ingin melakukan adegan tersebut sendiri tanpa ada pemain pengganti.
Suami Zaskia Adya Mecca ini juga sempat menolak karena menilai itu adalah adegan berbahaya, tetapi wanita yang akrab disapa Jupe itu meyakinkan bahwa dirinya bisa.
"Dan action. Jupe lompat. Bruk. Jatoh. Kita semua panik. Tapi dia ketawa. Begitulah Jupe," tulis Hanung dalam keterangannya.
Saat adegan berlangsung, Jupe disebutkan jatuh dan membuat banyak orang panik. Sementara, pelantun lagu "Belah Duren" tersebtu justru tertawa. Di mata Hanung, Jupe adalah sosok yang kuat -- bukan hanya saat memainkan filmnya, tetapi memang pribadi yang demikian. Dalam unggahan tersebut juga, Hanung mengaku sangat merindukan Jupe.
Bekerja dengan Jupe adalah sebuah hal yang sangat menggembirakan. Hanung berharap agar almarhum damai di tempatnya saat ini. Bersyukur film pertama keduanya dan rekan-rekan di @dapurfilm sudah tayang di salah satu platform streaming film digital.
Tidak sia-sia kerja keras Jupe selama menjalani syuting untuk fim tersebut. Selanjutnya ayah enam orang anak ini juga menyampaikan kabar tersebut kepada orang-orang yang terlibat lainnya.
"Bro @rifnuwikana @aguskuncoroadi @sahrulgunawanofficial @mathiasmuchus mas Slamet Raharjo, Mba Jajang C Noor dan para sahabat aktor-aktor, seniman, budayawan dari Sumatera Selatan, akhirnya film kita bisa disaksikan penonton secara luas. Salam hangat selalu," tulis Hanung.
Baca Juga: Profil Farida Pasha, Sosok Mak Lampir yang Melegenda Meninggal Dunia
Dalam unggahan lainnya, Hanung menceritakan bahwa film berjudul Gending Sriwijaya atau dalam bahasa Inggris menjadi The Robber tersebut adalah perayaan aktor panggung, aktor TV dan sinema.
Baik dari Jakarta, Jogja, dan tentunya budayawan serta seniman asli Sumatra Selatan maupun mereka yang menetap di Jakarta. Diangkat dari naskah drama ternama. Hanung menumpahkan kerinduannya kepada dunia panggung di Jogja.
Terutama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin oleh Alex Nurdin memberikan dukungan penuh atas eksplorasi yang dilakukan pihaknya.
Ia mengaku senang bisa bekerja sama dengan beberapa aktor senior seperti Mas Slamet, Mba Yayang, Bang Muchtus dan sebagainya. Rekan-rekan seniman dari Sumsel juga sangat mencengangkan saat diajak menggali sesuatu yang baru untuknya.
"Film laga, epic, dengan pendekatan panggung. Baguskah? Itu selera. Dan gak penting buat saya. Yang terpenting, saya menemukan hal baru disana untuk proses film-film saya selanjutnya," imbuh Hanung.
Meski mengenai penilaian bagus dan buruknya film adalah hal yang bergantung pada selera masing-masing orang. Baginya yang terpenting adalah menemukan hal-hal baru untuk bekal film selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk
-
Duh! Serbuan Pemudik ke Jogja Tak Buat Okupansi Hotel Capai Target, Penginapan IlegalJadi Sorotan
-
Pemkot Yogyakarta Jajaki Uji Coba WFH Satu Hari Sepekan, Efisiensi BBM Jadi Tolok Ukur Utama
-
Rapor Merah Libur Lebaran, Wisatawan Kabur dari Bantul, Kunjungan Anjlok 36 Persen!