SuaraJogja.id - Sejumlah pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sleman diketahui terkonfirmasi positif COVID-19, maka OPD tersebut mengubah jam pelayanan.
Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengungkapkan, pegawai OPD tersebut yang terkonfirmasi positif adalah Kepala Disdukcapil Sleman dan dua orang staffnya.
"Ketiganya isolasi mandiri. Dan saat ini ada 80 karyawan yang mengikuti tes usap," ujarnya, Jumat (22/1/2021).
Sementara itu, Plh Kepala Disdukcapil Sleman Hery Dwikuryanto mengatakan, sehubungan dengan adanya hal itu, maka pelayanan pada hari ini [Jumat, 22/1/2021] hanya melayani legalisasi dokumen kependudukan dari pukul 08.00-10.00 WIB saja.
"Selanjutnya untuk mendekatkan pelayanan, agar masyarakat mengoptimalkan pelayanan KK, KTP-el di Kapanewon setempat serta memanfaatkan pelayanan adminduk secara daring, melalui laman dukcapil.slemankab.go.id," ujarnya dalam surat edaran resmi.
Dalam surat itu ia juga mengimbau agar pegawai dan masyarakat untuk menjaga diri dan keluarga dari penyebaran COVID-19.
Dengan mematuhi protokol kesehatan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas).
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Bupati Sleman Positif Covid-19 usai Vaksinasi, Berapa Lama Vaksin Efektif?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta