SuaraJogja.id - Sejak terbentuknya Holding Ultra Mikro (UMi) selama lima tahun terakhir, BRI Group terus menunjukkan kinerja yang solid dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi segmen ultra mikro di Indonesia. Melalui sinergi BRI sebagai induk bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), ekosistem layanan keuangan ini terus diperkuat hingga mampu menjangkau masyarakat di tingkat komunitas.
Salah satu wujud konkret dari sinergi tersebut tercermin melalui pengembangan BRILink Agen Mekaar, yang menghadirkan akses layanan keuangan secara lebih dekat, mudah, dan terjangkau. Penguatan peran tersebut tercermin dari pertumbuhan jaringan yang semakin signifikan. Hingga Maret 2026, jumlah BRILink Agen Mekaar tercatat mencapai 426 ribu agen, dengan aktivitas 2,68 juta kali transaksi dan volume sebesar Rp3,52 triliun, menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan di tingkat komunitas.
Adapun BRILink Agen Mekaar merupakan nasabah program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang dijalankan oleh PNM, dan berfokus pada pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui pembiayaan berbasis kelompok. Dalam pengembangannya, para agen khususnya ketua kelompok Mekaar diberdayakan oleh BRI Group untuk menjadi perpanjangan layanan perbankan di lingkungannya, mulai dari transaksi transfer, tarik tunai, hingga pembayaran berbagai tagihan.
Melalui inisiatif ini, masyarakat yang menjadi BRILink Agen Mekaar tidak hanya memperoleh penghasilan tambahan dari sharing fee transaksi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat prasejahtera. Kehadiran mereka sekaligus memperkuat peran komunitas sebagai penggerak inklusi keuangan yang lebih merata.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya, menyampaikan bahwa jaringan BRILink Agen Mekaar merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperluas inklusi keuangan secara berkelanjutan. Lebih lanjut, inisiatif ini turut mendorong pembukaan rekening Simpedes UMi dalam skala luas, sekaligus mempercepat proses naik kelas bagi sekitar 1,4 juta debitur PNM sepanjang 2025 melalui pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian dan BRI.
“BRI berupaya membangun ekosistem berbasis sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai agen layanan keuangan. Sinergi dalam Holding Ultra Mikro menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan inklusi keuangan di Indonesia. Seiring perkembangannya, peran BRILink Agen Mekaar telah bertransformasi dari sekadar penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider, yang tidak hanya melayani kebutuhan finansial dasar, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas,” ucapnya.
Inisiatif BRILink Agen Mekaar ini pun sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam membangun ekonomi dari desa dan dari bawah untuk mendorong pemerataan dan pengentasan kemiskinan.
“Dengan fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, BRILink Agen Mekaar tidak hanya berfungsi sebagai kanal distribusi layanan keuangan, tetapi juga menjadi infrastruktur penting dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Peran strategis ini menjadikan BRILink Agen sebagai salah satu pilar utama BRI dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi segmen unbankable,” tutup Akhmad.***
Baca Juga: Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
Berita Terkait
-
Ekuitas BRI Mencapai Rp330,9 Triliun di Tengah Pembagian Dividen
-
BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Perkuat Kedaulatan Rupiah di Perbatasan
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi dan Womenpreneur Bazaar
-
BRI Miliki 36 Ribu Pekerja Perempuan, Setara 43% dari Total 86 Ribu Pekerja
-
Sesuai RUPST 2026, BRI Komitmen Ciptakan Pertumbuhan Kinerja Finansial secara Berkelanjutan
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP
-
BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026
-
Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong
-
BRI Terus Lakukan Buyback Saham, Fundamental Perseroan Jadi Penopang Pertumbuhan
-
JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026