SuaraJogja.id - Ramai beredar kabar sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Padang yang memaksa siswi non-Muslim untuk memakai jilbab. Sebelumnya, seorang wali murid mengaku dipanggil oleh pihak sekolah lantaran putrinya yang belajar di SMK N 2 Padang tidak mengenakan jilbab. Dalam video yang diunggah oleh seorang ibu tersebut, tampak juga guru yang menjelaskan aturan berpakaian di sekolah umum itu.
Guru tersebut menyampaikan bahwa seluruh siswi di sekolah tersebut wajib memakai seragam, jilbab, dan celana panjang abu-abu. Sementara, wali murid tersebut mengaku keberatan jika anaknya, yang merupakan penganut agama selain Islam, diminta untuk menganakan jilbab. Menurutnya, tindakan tersebut masuk dalam kategori pembohongan identitas.
Tuntutan orang tua siswi non-Muslim untuk mengenakan jilbab tersebut viral di media sosial hingga masuk dalam trending topic di Twitter.
Hingga artikel ini diunggah, setidaknya ada 20 ribu lebih cuitan yang membahas mengenai kota Padang. Ada berbagai tokoh yang ikut menyuarakan mengenai hal tersebut. Termasuk salah satunya adalah ulama, Haikal Hassan.
Melalui cuitan di akun Twitter @haikal_hassan, ia mengatakan, jika memang benar ada pihak sekolah yang memaksa siswa non-Muslim mengenakan jilbab, maka aturan tersebut melanggar Al-Qur'an.
Selain itu, aturan ini juga dianggap melanggar konstitusi dan mencederai harmonisnya keberagaman.
"Kalau benar ada yang meminta dan maksa siswi non-Muslim berhijab ini benar-benar melanggar al-Quran itu sendiri, sekaligus melanggar konstitusi dan mencederai harmonisnya keberagaman," tulis Haikal dalam cuitannya,
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengaku, pihaknya sudah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Padang untuk menyelidiki kasus tersebut.
Jika sekolah terbukti bersalah, Nadiem menegaskan bahwa pihak yang terlibat bisa saja dipecat. Sebab, aturan yang ada di SMKN 2 Padang tersebut dinilai telah melanggar berbagai peraturan dan melanggar nilai-nilai Pancasila.
Baca Juga: Gus Sahal: Muslimah Juga Tak Boleh Dipaksa Berjilbab oleh Sekolah Negeri
Sejak diunggah Minggu (24/1/2021), cuitan Haikal mengenai peraturan sekolah di Padang tersebut sudah disukai lebih dari 600 pengguna Twitter.
Selain itu, ada puluhan lainnya yang ikut membagikan ulang. Tidak sedikit juga warganet yang memilih memberikan tanggapan di kolom komentar.
"Tidak ada yang salah, semua benar, pak guru menghimbau untuk gunakan hijab karena barangkali alasan pokok yaitu nyaris 100% berhijab di sekolah negeri itu yang ke 2 masih dalam wilayah otonomi daerah maka tidak boleh ada yang intervensi kebijakan apa yang dilakukan oleh kepala sekolah," tulis akun @Miqdad*****.
"Kalau beritanya kayak gini, gimana yah pak ustadz? Emang bener dan apa yang pak ustadz tulis, kita ngak boleh maksa orang pakai jilbab tetapi mereka yang sudah berjilbab jangan pula dipaksa melepas jilbabnya," komentar akun @Ara****.
"Bukan memaksa tad, tapi aturan di sumbar siswa memakai hijab, kecuali sekolah non-Muslim, sudah tau non-Muslim dan sekolah non-Muslim juga ada di Padang, kenapa masuk ke sekolah yang mayoritas muslim, kan setiap sekolah punya aturan masin-masing, sebelum masuk kan sudah dikasih tau aturannya," tanggapan akun @Ajoe*****.
Sementara akun @NKRI_NTB******* mengatakan, "Setuju ustad dan saya yakin, orang yang memaksa agama lain pakai jilbab itu pasti sudah keterlaluan. Ndak paham soal 'tak ada paksaan dalam beragama'."
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut
-
LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Mandiri Looping for Life di Road to INACRAFT Festival 2026: Rawat Warisan, Gerakkan Keberlanjutan
-
MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja