SuaraJogja.id - Aksi dugaan pencurian terjadi di wilayah Jomblang, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Sabtu (23/1/2021). Pelaku melancarkan aksinya dengan cara berpura-pura membeli minuman yang dijual korban.
Seorang warga yang juga saksi mata, Wahyu (25), menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.15 WIB.
"Peristiwanya saat malam hari, ada seorang pembeli pria yang datang memesan minuman dan membayar uang dengan nominal Rp50 ribu, tetapi pemilik warung tidak ada kembalian, sehingga masuk ke dalam rumah mencari kembalian," kata Wahyu, dihubungi SuaraJogja.id, Minggu (24/1/2021).
Wahyu menjelaskan, ketika pemilik warung kembali keluar untuk menyerahkan kembalian, pelaku mengambil tas pemilik warung.
Sontak korban berteriak hingga didengar oleh suami pemilik warung.
"Terjadi tarik-tarikan antara korban dengan terduga pelaku. Nah ibu pemilik warung meminta bantuan, dan suami Ibu langsung keluar," jelas dia.
Pelaku, yang sudah membawa tas pemilik warung, berusaha kabur dari suami dan istri tersebut dengan mengendarai motor yang ia kendarai.
"Pelaku, yang mau kabur, lalu diterjang oleh bapak ini, dan akhirnya terjatuh, tetapi dia masih bisa berdiri dan melarikan diri dengan tas korban," jelas dia.
Akibatnya, ponsel korban dan motor pelaku terjatuh di lokasi kejadian.
Baca Juga: Pencuri Kabel Telkom Dibekuk Polisi saat Asik Nongkrong di Warung
Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung keluar mengamankan motor pelaku dan ponsel yang tertinggal.
Sejumlah warga langsung menghubungi pihak kepolisian.
"Setelah itu, kami menghubungi pihak polisi. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan korban saat itu masih syok," jelas Wahyu.
Suami korban, Huri, membuat laporan kepolisian.
"Sudah dilaporkan ke Polsek Bantul," ujar Wahyu, yang juga tetangga korban.
Dihubungi terpisah, pihak Polsek Bantul masih belum memberi keterangan. Hingga berita ini ditulis, polisi belum memberikan pernyataan terhadap dugaan pencurian tersebut.
Berita Terkait
-
Pencuri Kabel Telkom Dibekuk Polisi saat Asik Nongkrong di Warung
-
Maling Kotak Amal Terekam CCTV, Pengurus Masjid Belum Mau Lapor Polisi
-
Viral! Tiga Remaja di Jakarta Utara Terekam Kamera CCTV Curi Kotak Amal
-
Ketahuan Nyolong Motor, Tersangka Kabur Todongkan Pistol
-
Abdul Halim Muslih Positif Covid-19, Virus Biasa Saja Tidak Medeni
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik