SuaraJogja.id - Nasib apes dialami seorang pria yang tinggal di Srimulyo, Piyungan, Bantul. Pria bernama Ifnu Amrandani ini kehilangan sepeda motor miliknya saat menidurkan anak di kontrakan, Minggu (24/1/2021).
Korban dugaan pencurian, Ifnu, menuturkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu ia sedang menidurkan buah hatinya.
"Saya datang dari rumah orang tau ke kontrakan di Barat Puskesmas Piyungan, sekitar pukul 06.15 WIB. Sampai di kontrakan, saya bertemu anak saya dan bermain sebentar. Setelah itu saya menidurkan dia," ujar Ifnu, dihubungi SuaraJogja.id, Minggu.
Ia melanjutkan, ketika menidurkan anaknya, korban juga tertidur hingga pukul 10.00 WIB.
Istri Ifnu, yang masih beraktivitas, keluar kontrakan untuk mencuci pakaian. Saat itu, ia melihat bahwa sepeda motor jenis Honda Beat Street milik suaminya sudah tidak ada di depan kontrakan.
"Istri membangunkan saya, di mana menaruh motor. Saya jawab ada di sebelah motor istri saya, tetapi saat dicek, sudah tidak ada. Saya menanyakan ke tetangga sebelah, tapi mereka tidak tahu," kata pria 22 tahun itu.
Sebelum peristiwa itu, istri korban mendengar sepeda motor dinyalakan.
Namun dirinya tidak curiga karena mengira pelanggan warung yang ada di depan kontrakan.
Ifnu menuturkan, kendaraan miliknya sudah diberi kunci ganda. Namun, pelaku rupanya mampu merusaknya.
Baca Juga: Pencuri Kabel Telkom Dibekuk Polisi saat Asik Nongkrong di Warung
Disinggung apakah sempat ada orang mencurigakan di sekitar lokasi, Ifnu mengungkapkan bahwa sebelumnya ada orang yang masuk ke dalam kontrakan.
"Waktu itu, tetangga saya mengetahui ada orang mencurigakan masuk ke kontrakan dua atau tiga hari sebelum peristiwa ini, tapi karena sepi dan memang motor saya dan istri dipakai, orang ini pergi," jelas dia.
Akibat insiden itu, Ifnu langsung melapor ke Polsek Piyungan.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Piyungan Kompol Suraji membenarkan peristiwa itu.
Hingga kini pencurian sepeda motor itu masih dalam penyelidikan.
"Benar ada laporan atas dugaan pencurian di dekat Puskesmas Piyungan. Namun kasus masih dalam penyelidikan dan kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi," ujar dia.
Berita Terkait
-
Pencuri Kabel Telkom Dibekuk Polisi saat Asik Nongkrong di Warung
-
Maling Kotak Amal Terekam CCTV, Pengurus Masjid Belum Mau Lapor Polisi
-
Viral! Tiga Remaja di Jakarta Utara Terekam Kamera CCTV Curi Kotak Amal
-
Ketahuan Nyolong Motor, Tersangka Kabur Todongkan Pistol
-
Abdul Halim Muslih Positif Covid-19, Virus Biasa Saja Tidak Medeni
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik