SuaraJogja.id - Dalam video yang diunggah kanal YouTube deHakims, disampaikan jika hari itu anak-anak Syekh Ali Jaber berkunjung ke kediaman Irfan Hakim. Laki-laki kelahiran Bandung ini mengaku perasaannya campur aduk antara senang, sedih sekaligus terharu. Sebab, sebelumnya Syekh Ali memiliki keinginan untuk mengajak anak-anaknya berkunjung ke rumah Irfan.
Presenter kelahiran 15 Oktober 1975 ini menyebutkan jika sahabatnya tersebut ingin mengenalkan anak-anaknya kepada peliharaan yang ada di rumah Irfan. Beruntung, anak-anak Syekh Ali nampak betah berada di kediamannya. Anak sulung Syeh Ali dan tiga anak lainnya yang masih kecil nampak datang secara terpisah.
"Gue lupa kalau mereka gak bisa bahasa Indonesia," ujar Irfan.
Berniat menyapa tiga anak Syekh Ali, Irfan lupa jika mereka tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Akibatnya, ia meminta tolong kepada anak sulung Syekh Ali untuk berbincang dalam bahasa Arab. Mengingat asal orangtua mereka dari Arab, Irfan mengajak empat kakak beradik itu melihat burung unta.
Masuk ke halaman belakang rumah Irfan, empat orang anak itu disambut dengan berbagai macam burung peliharaan Irfan. Pertama, mereka bertemu dengan burung merak yang memiliki bulu indah-indah. Salah satu anak Syeh Ali sempat ketakutan melihat salah satu burung koleksi Irfan. Meski begitu, mereka masih antusias melihat koleksi burung lainnya.
Setelah melihat koleksi burung-burung kecil, Irfan mengeluarkan burung unta dengan ukuran tak jauh berbeda dari tiga anak Syeh Ali. Salah satu dari mereka nampak menangis melihat burung yang dikenal pandai berlari tersebut. Irfan lantas menggendong anak tersebut dan mencoba meyakinkan jika burung itu tidak menggigit.
"Itu tuh, pegang. Sayang-sayang. Coba lari-lari keluar yuk," ujar Irfan membujuk.
Ia memanggul anak Syekh Ali di pundaknya dan bermain dengan tiga ekor burung unta peliharaannya di halaman depan. Burung yang tak bisa terbang itu dibiarkan berkeliaran bebas di halaman. Demi menghibur sang anak yang menangis, Irfan sampai melompat-lompat dan menyanyi untuk menghiburnya.
Sementara itu, dua orang anak balita lainnya nampak senang bermain dengan burung-burung tersebut. Irfan kemudian teringat momen saat masih bersama dengan Syekh Ali. Jika anak tersebut juga takut terhadap boneka tangan yang dibawa Irfan dalam sebuah acara televisi. Anak ketiga nampak menjelaskan dalam bahasa Arab keceriannya bermain dengan burung unta.
Baca Juga: Irfan Hakim: Syekh Ali Jaber Ajarkan Saya Baca Al Fatihah yang Benar
"Ini kalau ada Syekh Ali Jaber pasti ketawa-ketawa lihat kaya gini," terang Irfan.
Ia dan kedua anak Syekh Ali lantas duduk bersama di teras sambil melihat burung unta diberi makan. Masih berusia anak-anak, ketiga ekor burung unta itu disebut masih jinak dan tidak akan menggigit. Irfan juga nampak tak segan membelai peliharaannya. Menghibur anak kedua yang sedih, Irfan mengajaknya untuk melihat ikan di dalam rumah.
Lihat kebersamaan Irfan dan anak Syeh Ali DISINI
Irfan berterimakasih kepada anak-anak Syekh Ali yang sudah mau berkunjung ke rumahnya. Tidak lupa mereka juga mengambil foto bersama di halaman rumah Irfan. Pembawa acara dangdut ini berterimakasih kepada keluarga Syeh Ali yang mau mewujudkan keinginan almarhum.
"Cita-citanya Syeh Ali Jaber yang belum terwujud. Akhirnya diwujudkan hari ini, anak-anaknya Syekh Ali bisa hadir hari ini," tutup Irfan.
Belum sempat menjamu dengan makanan dan lainnya, Irfan berharap keluarga Syekh Ali bisa berkunjung lagi ke rumahnya suatu hari nanti. Sejak diunggah Rabu (27/1/2021), video kedatangan keluarga Syekh Ali di kediaman Irfan tersebut sudah ditonton lebih dari 500 ribu kali. Ada 45 ribu lebih yang menekan tanda suka dan tidak sedikit memberikan tanggapan di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
HONOR Tour Hadir di Yogyakarta, Sasar Kebutuhan Teknologi Pelajar dan Mahasiswa
-
Diserbu Hampir 1 Juta Pasien RI, Malaysia Kantongi RM2.2 Miliar dari Wisata Kesehatan
-
Menguliti Paradoks Ekonomi Jogja: Kemiskinan Menurun, Ketimpangan Masih Membesar
-
BRI Group Raih Penghargaan Atas Kepemimpinan, ESG, Hingga Inklusi Keuangan