SuaraJogja.id - Angin kencang yang bertiup di Sleman pada Minggu (31/1/2021) siang menyebabkan sebatang pohon di kompleks wisata Blue Lagoon tumbang.
Dampaknya, objek wisata di Kalurahan Widodomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman itu ditutup sementara.
Wakil Ketua Pengelola Wisata Blue Lagoon Sunar mengatakan, pohon yang tumbang itu menimpa musala, warung kuliner, dan pendopo di objek wisata setempat.
"Bangunan berada di area kuliner atau akses jalan menuju kolam pemandian. Jaraknya sekitar 60 meter," tuturnya, Senin (1/2/2021).
Akibat kejadian itu, wisata Blue Lagoon akan ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan karena pengelola harus memperbaiki area yang rusak karena tertimpa pohon besar.
“Kemungkinan satu dua hari kami libur, tapi belum tahu, bisa selesai secepat itu atau tidak," ucapnya.
Peristiwa pohon tumbang itu diawali dengan gerimis. Saat hujan makin deras, pihaknya meminta wisatawan untuk naik dari air.
"Tidak lama kemudian, hujan deras disertai angin yang sangat kencang datang dari arah barat. Terdengar suara gemuruh, pohon besar, dan bambu bergoyang. Pohon besar yang setinggi kira-kira 20 meter itu roboh," ungkapnya.
Akibat kejadian itu, diperkirakan pihak pengelola mengalami kerugian sekitar Rp20 juta. Namun, Sunar masih bersyukur setidaknya kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca Juga: Angin Kencang Hantam Pangulah Selatan, Atap Rumah Beterbangan
Data Pusdalops BPBD Sleman menyebutkan, pada hari yang sama, hujan dengan intesitas sedang hingga lebat dan disertai angin kencang mengakibatkan insiden di beberapa titik wilayah di Kabupaten Sleman.
Dari 10 titik lokasi kejadian, terdapat 10 batang pohon tumbang, 7 unit rumah rusak ringan, dan 1 unit rumah rusak berat.
Beberapa di antaranya di Kapanewonan Cangkringan, rumpun bambu tumbang menutup akses jalan di Geblok, Kepuharjo, dan pohon tumbang menimpa rumah milik warga di Jaranan, Argomulyo.
Di Kapanewonan Ngemplak, pohon tumbang menimpa rumah warga di Pedukuhan Morangan, Sindumartani Ngemplak dan Punthuk, Umbulmartani.
Sementara di Kapanewonan Pakem, di Hargobinangun terjadi pohon tumbang hingga menimpa rumah warga.
Demikian juga, pohon tumbang menimpa rumah warga di Klidon, Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik.
Berita Terkait
-
Angin Kencang Hantam Pangulah Selatan, Atap Rumah Beterbangan
-
BMKG Minta Warga di Jaktim dan Jaksel Waspada Potensi Hujan Disertai Petir
-
Tiang Telkom Tumbang Diterjang Angin Kencang di Pengeran Jayakarta Cilegon
-
Waspada! BMKG Sebut Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Jawa Tengah
-
Bruk! Dua Mobil Rusak Berat Tertimpa Pohon, Ini Kondisi Sopir
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat