SuaraJogja.id - Apa yang harus dilakukan saat bertemu dengan seseorang yang menghina Islam? Ustaz Adi Hidayat punya cara jitu untuk menghadapinya.
Seperti diunggah oleh saluran YouTube Love Islam pada beberapa tahun silam, ustaz Adi Hidayat membeberkan sikap yang harus dilakukan ketika ada seseorang yang menghina islam.
"Apa saran ustaz atau pendapat ustaz, tentang ada kelompok atau golongan yang terus menerus hina agama kita, baik non-muslim ataupun muslim itu sendiri,” kata Ustaz Adi Hidayat membacakan pertanyaan di selembar kertas, seperti dikutip dari Hops.id.
Ustaz Adi menjelaskan, bila penghina Islam itu berasal dari kalangan non-muslim maka wajar adanya lantaran mereka dianggap belum tahu.
Namun apabila yang menghina justru berasal dari kaum muslim, dia sangat menyayangkan sikap tersebut. Bahkan lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini sangat heran bila sampai ada yang menghina Islam dan berasal dari kalangan muslim.
Seharusnya, kata Ustaz Adi, orang tersebut tidak bakal sampai hati bila harus melukai agamanya sendiri. Oleh sebabnya dia menganggap, tentunya orang tersebut bermasalah dengan keimanan Islam pada dirinya sendiri.
“Kalau ada non-muslim berbuat negatif kepada Islam, mungkin karena belum tahu. Pertanyaan saya, kok bisa ada orang Islam menjelek-jelekan Islam? Sebetulnya dia siapa, karena orang yang memeluk sesuatu itu tidak akan mungkin melukainya,” ujarnya.
“Peluk itu tanda sayang, anda memeluk Islam masa anda melukainya? Mustahil. Jadi kalau ada orang kemudian mengatakan muslim tapi menghina Islam, maka ada yang salah dengan keislamannya,” sambungnya.
Kendati begitu, santri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut ini mengimbau dengan ajaran yang penuh dengan kedamaian.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Bereaksi Presiden Prancis Menghina Islam
Dia menyarankan, bila ada seseorang yang menghina Islam maka jangan sesekali kembali mencelanya.
Ketimbang membuang energi untuk sesuatu yang kurang berguna, lebih baik dipakai untuk membaca ayat-ayat suci Allah. Oleh sebabnya dia mengungkapkan, lebih baik orang seperti itu dicueki atau ditinggal saja.
“Jika ada seseorang yang memalingkan ayat Al-Quran, mengingkari ayat-ayat Allah, atau minimal mengolok-ngolok Islam, jilbab, syariat Islam. Maka bagaimana sikap kita? Kata Al-Quran, anda jangan mencelanya, tuh indah. Daripada mencela orang lain lebih baik lisan kita dipakai untuk baca Al-Quran. Terlalu mahal energi kita untuk mencela orang itu. Cukup kata Al-Quran tinggalkan mereka. Jadi kalau ada majelisnya jangan dihadiri, kalau ada bukunya jangan dibaca, kalau ada siarannya jangan didengarkan,” tutur Ustaz Adi.
Dengan cara itulah nantinya yang bersangkutan bakal sadar kemudian bertaubat dan kembali ke jalan yang benar sesuai dengan tuntunan serta ajaran Islam.
“Itu sebagai sayang Allah kepada dia, supaya dia mau berubah. Sampai dia taubat kembali kepada pendapat semula. Kalau anda ikuti, lama-lama anda seperti mereka, lama-lama enggak salat juga,” ungkapnya.
Berbeda kaidahnya dengan penghina yang berasal dari non-muslim, lantaran sebenarnya mereka tidak tahu apa yang telah diperbuat. Maka dari itu, Ustaz Adi menganjurkan memberi tahunya dengan cara bijak dan santun, salah satunya melalui jalan kebaikan.
Berita Terkait
-
Jamaah Tanya Sikapi Penghina Islam, Jawaban Ustaz Adi Hidayat Bikin Adem
-
Polri Gelar Perkara Kasus Rekening FPI Hari Ini
-
Polri Gelar Perkara Kasus Rekening FPI Bersama Densus 88 dan PPATK
-
Alissa Wahid Bongkar Latar Belakang Abu Janda: Bukan Bagian dari Poros NU
-
Gegara Abu Janda, Putri Gus Dur dan Gus Sahal Debat di Medsos
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal
-
BRI Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perluas Kredit Berkualitas bagi UMKM
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja