SuaraJogja.id - Pemkab Sleman menampik kabar bahwa di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Madurejo, Prambanan hanya tersisa 10 liang kubur. Hingga saat ini dipastikan, lahan yang tersedia masih cukup luas untuk menambah liang kubur bila memang dibutuhkan.
"Masih cukup, tidak ada masalah kurang lubang. Jadi prinsipnya berkaitan dengan pemakaman Covid-19 Pemkab Sleman siap. Tidak ada kata mingkuh, ini tanggungjawab pemerintah, kita lakukan. Info sisa 10 liang itu, ya tidak ada masalah. Tinggal gali lagi," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, saat ditemui di Kantor Setda Kabupaten Sleman, Selasa (2/2/2021).
Harda menyampaikan, dari segi lahan hingga saat ini TPU Madurejo masih menyisakan banyak ruang. Sehingga memang tidak ada kekurangan jika memang dibutuhkan tambahan liang-liang kubur yang baru.
"Kalau masalah anggaran sudah dilakukan koordinasikan tidak ada masalah hanya kemarin di bulan Januari sempat ada lonjakan. Padahal ini kan untuk teman-teman yang melaksanakan pemakaman itu. Jadi memang harus kita selesaikan," ucapnya.
Disebutkan Harda bahwa di TPU Madurejo sendiri tersedia lahan seluas kurang lebih 8 hektare. Lahan itu juga termasuk digunakan untuk tempat pemakaman umum tidak hanya Covid-19 saja.
"Yang perlu dipahami bahwa prosesi pemakamannya yang berbeda. Kalau galiannya sama tidak harus dipisahkan ini Covid-19 atau bukan. Ini pemahaman saya. Toh kalau sudah digali dengan kedalaman tertentu kan juga sudah tidak ada problem. Misalnya di Beran sini kalau dipakai ya tidak masalah, hanya saja kami ingin terkonsentrasi di wilayah timur," tuturnya.
Senanda, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan menuturkan TPU Madurejo memang dikhususkan untuk menampung jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang merupakan warga Sleman, masih ditambah dengan warga luar kabupaten Sleman yang memang tidak bisa ditempuh dalam kurun empat jam.
"Lahannya memang masih luas dan bisa digunakan untuk warga luar kota yang meninggal saat berada di rumah sakit di Sleman. Ataubwarga Sleman yang tidak memiliki hak pemakaman di tempatnya, makanya dia," kata Makwan.
Perihal informasi yang sempat menyebutkan bahwa liang kubur jenazah pasien Covid-19 hanya tersisa 10 buah saja, Makwan menyebut itu dikarenakan memang belum ada pembuatan liang yang baru. Namun hal itu bukan lantas bahwa lahan yang tersedia sudah habis.
Baca Juga: Gegara Google Maps, Ambulans Covid Mau ke TPU Malah Nyasar Sampai Tiga Kali
"Itu tidak masalah, nanti tinggal kita buat lagi, memang kemarin sempat tinggal 10. Nanti akan segera dibuat lagi tambahannya," jelasnya.
Makwan menyebut bahwa penambahan liang kubur akan dilakukan dengan memaksimalkan alat berat.
Rencananya penambahan itu langsung berjumlah 40 liang kubur.
"Sekali melakukan penambangan liang kubur dengan alat berat bisa membuat sekitar 40 lubang," imbuhnya.
Terkait dengan jumlah jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dimakamkan oleh tim khusus BPBD Kabupaten Sleman, Makwan tidak bisa memastikan. Sebab memang jumlah tersebut tidak bisa ditentukan setiap harinya.
"Hari ini pagi tadi sudah empat jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sudah dimakamkan. Tanggal 28 Januari 2021 kemarin sempat 11 orang," tandasnya.
Berita Terkait
-
Gegara Google Maps, Ambulans Covid Mau ke TPU Malah Nyasar Sampai Tiga Kali
-
Warga Sleman yang Gelar Hajatan Harus Kantongi Rekomendasi Satgas
-
Jadi Ingat Dosa, Potret Angkringan di Kuburan Bikin Makan Sambil Merinding
-
Viral Foto Angkringan di Kuburan, 'Makan sambil Menatap Masa Depan'
-
Pantau Mitigasi Merapi, Pemkab Akan Tambah Fasilitas di Pengungsian Turi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
Belum Genap Tiga Tahun, Puluhan Becak Listrik Danais Rusak, Dishub Sebut Baru Proyek Percontohan
-
Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop
-
GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau