SuaraJogja.id - Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah tak lama lagi, tepatnya pada 21 Maret 2021 mendatang, bakal menikah. Rupanya, pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus MIftah ditunjuk menjadi penghulu.
"Beliaulah yang akan menikahkan aku dan calon bojoku," kata Atta saat berbincang-bincang dengan Gus Miftah dalam video yang diunggah pada Senin (15/2/2021) di kanal YouTube Atta Halilintar.
Gus Miftah pun memberi sejumlah nasihat pada Atta terkait pernikahan. Ia mengatakan, pernikahan merupakan bentuk ibadah dalam Islam yang paling dibenci setan.
"Atta harus tahu, ibadah yang paling dibenci setan itu bukan salat, bro, tapi ibadah yang paling dibenci oleh setan itu adalah ibadah nikah," tutur Gus Miftah.
"Kenapa tuh?" tanya Atta.
"Kenapa? Karena seumur hidup. Maka semua orang menikah pasti punya cita-cita selama-lamanya," jawab Gus Miftah.
"Karena nikah itu seumur hidup, maka setan benci dengan pernikahan. Nah, karena setan itu benci, maka semua yang ada dalam pernikahan itu dianggap ibadah," lanjut pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman itu.
Atta juga sempat menanyakan soal waktu yang tepat untuk menikah lantaran ia ragu mana yang lebih baik antara cepat menikah atau menunda terlebih dahulu.
"Lebih baik cepet menikah atau telat nikah?" tanya Atta.
Baca Juga: Aurel Nikah 21 Maret, Krisdayanti: Harusnya Kalau Orangtua Gak Diundang
"Bedakan antara bahasa cepat-cepat dengan segera... tergesa dengan segera. Kalau tergesa-gesa itu enggak ada persiapan sama sekali, tahu-tahu nikah. Itu namanya tergesa-gesa, tapi kalau segera, kalau memang semuanya sudah memungkinkan, ya sudah segera menikah," jawab Gus Miftah.
Bagi dia, saat ini memang sudah tepat bagi Atta untuk menikah, baik dari sisi materi dan keadaan seluruhnya.
Dengan begitu, menurut Gus Miftah, sudah benar Atta memutuskan untuk segera menikah supaya tidak menimbulkan fitnah.
"Betul. Setuju banget, Ustaz. Makanya saya tuh kadang suka bingung kalau dibilangin, "Ngapain sih Atta kelihatannya kok buru-buru banget harus Maret, kenapa sih? Nunggu dululah. Nunggu covid dululah, habis Lebaran." Aku tetep kekh tuh, Ustaz," kata sulung dari 11 bersaudara itu, curhat ke Gus Miftah.
Dengan gayanya yang suka bercanda, Gus Miftah pun membalas, "Kalau bilang, cintamu sama Aurel itu seperti coronavirus."
"Apa tuh?" tanya Atta. Gus Miftah pun bergurau, merespons, "Tidak nampak, sih, tapi sangat serius."
Berita Terkait
-
Aurel Nikah 21 Maret, Krisdayanti: Harusnya Kalau Orangtua Gak Diundang
-
Atta Halilintar Ancam Vakum 3 Bulan dari YouTube, Ribut Besar dengan Aurel
-
Frustasi Batal Nikah, Atta Halilintar Sempat Putuskan Pergi ke Luar Negeri
-
Ribut Besar dengan Aurel, Atta Halilintar Mau Kabur ke Luar Negeri
-
4 Anggota Keluarga Anang Hermansyah Diisolasi, Si Bungsu Tak Ada Teman Main
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi