SuaraJogja.id - Seorang perempuan tanpa identitas meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, di Jln.Wates Km 7, 5, Padukuhan Pasekan, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Rabu (17/2/2021) pagi tadi.
Kanit Laka Lantas Polres Sleman Iptu Galan Adi Darmawan mengungkapkan, laka lantas tersebut melibatkan pengendara sepeda motor dan pengendara mobil jenis pick up jenis L300 bernama Wahyudin.
Diketahui pengendara mobil merupakan warga Tasikmalaya. Sedangkan untuk pengendara sepeda motor masih belum diketahui identitasnya.
"Belum ditemukan identitas pada pengendara sepeda motor. Korban meninggal dunia akibat cedera kepala, yang bersangkutan sempat dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping," ungkapnya, Rabu.
Kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju dari arah barat ke timur secara bersamaan. Posisi pengendara sepeda motor sedang berada di depan mobil pick up yang dikendarai Wahyudin.
"Sampai di TKP, pengendara sepeda motor bermaksud menghindari gundukan pasir yang berada di tepi jalan sebelah utara," kata dia.
Pengendara sepeda motor kemudian bergeser ke kanan. Namun, bersamaan dengan itu, dari arah belakang datang Mobil Pick Up L300.
Dikarenakan jarak sudah dekat dan pengemudi mobil Pick Up L 300 tidak bisa menguasai laju kendaraannya, sehingga membentur sepeda motor yang ada di depannya.
"Sepeda motor terjatuh. Pengemudi mobil pick up L300 tak mengalami luka," ujarnya.
Baca Juga: Kasus Setrum Ikan di DIY, Kebanyakan Ditangkap di Sleman dan Kulon Progo
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Sudah 11 Prajurit Tewas di Intan Jaya, dari Kontak Tembak sampai Kecelakaan
-
Dokter Ini Beberkan Panduan Menolong Korban Kecelakaan, Pantang Asal Angkut
-
Kecelakaan di Kapuas Hulu, Syeh Sulaiman Meninggal Dunia
-
Kecelakaan di Jalan Raya Serang-Cilegon Km 70, Emak-emak Jadi Korban
-
Selamatkan Tunangan saat Kecelakaan, Wanita Alami Luka Bakar 80 Persen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul