SuaraJogja.id - Kustini Sri Purnomo resmi dilantik menjadi Bupati Sleman lewat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di pendopo Kepatihan, kompleks Setda DIY, Jumat (26/2/2021).
Kustini bersama Danang Maharsa yang terpilih menjadi Wakil Bupati Sleman hadir mengenakan seragam putih lengkap khas pemimpin daerah.
Dalam pelantikan yang dihadiri sejumlah pejabat Pemda DIY itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertindak selaku pemimpin dalam pengambilan sumpah dan janji jabatan kepada para kepala daerah yang terpilih di Pilkada 2020 tersebut.
Di kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan sedikit pesan. Terkait kekayaan alam yang dimiliki oleh masing-masing kabupaten.
"Sleman dengan Gunung api memicu minat dan Keingintahuan ahli-ahli vulkanologi dunia untuk menguak misterinya. Selain itu karena keberadaan UGM dan UII sebagai universitas negeri dan swasta tertua di Indonesia, di samping banyaknya kampus kampus yang lain," tuturnya.
Pesan tersebut disampaikan, agar para Bupati dan wakil bupati cerdik mengatur skala prioritas agar program-programnya bermanfaat bagi masyarakat.
Saat diambil sumpahnya, Kustini disaksikan langsung oleh Bupati Sleman periode sebelumnya, Sri Purnomo.
Disimak dari tayangan siaran langsung yang dibarengi dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bantul serta Gunungkidul, Sri Purnomo terlihat hadir di lokasi yang sama.
Usai pengambilan sumpah dan janji jabatan, Gubernur memberikan kepada masing-masing Bupati dan Wakil Bupati terlantik, dokumen keputusan Kemendagri.
Baca Juga: Resmi Dilantik, Ini Kepala Daerah Baru Sleman, Bantul, dan Gunungkidul
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) dan Protokol Setda Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengungkapkan, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, hanya akan dihadiri oleh pihak terlantik serta Sekda Sleman.
"Forkompinda menyaksikan zoom meeting di lantai 3 kompleks Setda," kata dia.
Sementara itu, Evie belum dapat memberikan informasi lebih jauh masa periode jabatan Kustini sebagai Bupati Sleman dan Danang Maharsa sebagai Wakil Bupati Sleman.
"Di SK tidak ada periode jabatan, bunyinya Bupati dan Wakil Bupati hasil Pilkada serentak 2020," tuturnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Tangani Korban Bencana, PABI Akui Dokter Bedah Masih Terkendala Persebaran yang Belum Merata
-
Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam
-
Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan
-
Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024
-
Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat