SuaraJogja.id - Ketua Satgas Covid-19 IDI Zubairi Djoerban kecewa dengan keputusan pihak kepolisian yang telah mengeluarkan izin kepada PSSI dan PT LIB dalam menyelenggarakan gelaran Piala Menpora 2021. Salah satu hal yang menjadi alasan IDI kecewa adalah karena hal tersebut berbanding terbalik dengan kebijakan untuk menghindari kerumunan.
Sementara itu, relawan kesehatan Tirta Mandira Hudhi justru berbeda pendapat dengan Ikatan Dokter Indonesia. Sebagai tenaga kesehatan, dr Tirta justru setujua jika pesepakbolaan di Indonesia kembali berjalan. Meskipun tetap dengan beberapa syarat dan protokol kesehatan yang harus terpenuhi.
Melalui akun media sosialnya @dr.tirta, pria kelahiran Surakarta ini menyampaikan pernyataannya setuju dengan gagasan tersebut. Tidak adal saja, ada setidaknya tiga alasan yang menjadi latar belakang dr Tirta mendukung perhelatan sepakbola di Indonesia kembali berjalan.
Pertama, sepakbola dinilai bisa mengurangi kelelahan terhadap pandemi yang kemungkinan sudah dirasakan oleh masyarakat selama satu tahun terakhir. Kedua, setiap tim juga sudah memiliki komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan. Terakhir, agenda serupa seperti EPL dan La Liga pada kenyataannya tetap berjalan.
"Perbedaan pendapat itu wajar dengan teman sejawat. IDI mengatakan keberatan ama bola
Tapi saya setuju bola di adakan. Saya punya pandangan lain soal ini," tulis dr Tirta dalam keterangannya.
Setidaknya, masyarakat memiliki hiburan yang tayang di televisi, tidak melulu melihat berita mengenai covid-19. Dalam unggahan yang berbeda, dr Tirta juga membagikan beberapa protokol kesehatan yang bisa diterapkan oleh tim sepakbola dan orang-orang yang terlibat.
Di antaranya, setiap anggota tim harus melakukan swab antigen terlebih dahulu sebelum bertanding. Protokol kesehatan juga wajib diterapkan di mess pemain. Hanya pemain yang sedang bertanding yang boleh melepaskan masker.
Sementara staff lainnya, seperti officer, pelatih dan sebagainya tetap menggunakan masker selama pertandingan. Setiap pertandingan juga disiarkan dan hanya bisa disaksikan melalui tayangan televisi, online atau berbagai platform lainnya.
"Tayangan sepakbola bisa memberikan hiburan untuk rakyat. Mengurangi pandemic fatigue. Kita sudah melihat aktivitas lebh heboh dibandingkan sepakbola," tutup dr Tirta.
Baca Juga: Setahun Kasus Covid-19, dr Tirta: Semoga Tak Panjang Umur Kau Virus Laknat
Sejak diunggah Rabu (3/3/2021), unggahan dr Tirta mengenai protokol kesehatan yang harus dilakukan untuk pemain sepakbola tersebut sudah disukai lebih dari 21 ribu pengguna Instagram. Dari ratusan komentar yang ditinggalkan warganet, beberapa mengaku setuju dengan anjuran tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional
-
Yuk Nikmati Liburan Seru ke Pantai Selatan Yogyakarta Bareng PORTA
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81