SuaraJogja.id - Nama Indra Budiman mendadak ramai dibicarakan warganet lantaran menikah dengan seorang gadis asal luar negeri. Tidak berhenti di situ, kemesraan dan kesederhanaan Indra dan istrinya, Melissa, setelah menikah juga banyak menarik perhatian warganet. Salah satunya adalah kondisi tempat tinggal keduanya.
Melalui kanal YouTube Indra Sasak, pria asal Lombok ini membagikan kehidupan pernikahannya dengan sang istri, yang berasal dari Prancis. Terbaru, Indra dan Melissa mengajak para penonton untuk melihat kondisi rumahnya, yang terbuat dari anyaman dan berbentuk sederhana saja.
"Karena banyak yang minta kemarin house tour, jadi kita buat sekarang. Kenapa kita buatnya di sini? Ya karena ini rumah kami ya," ujar Indra membuka videonya.
Tampak ia dan sang istri, yang menyapa penonton di depan kamera. Di belakang Indra dan Melissa, terlihat sebuah rumah sederhana yang terbuat dari anyaman bambu. Melissa sendiri tampak bahagia dan senang menunjukkan seisi rumahnya. Ia terus menunjukkan senyum lebar selama suaminya memberikan penjelasan.
Dengan bahasa Indonesia yang belum sepenuhnya lancar, Melissa menceritakan bahwa rumah mertuanya itu terbagi menjadi tiga bangunan, yakni rumah untuk memasak atau dapur, kemudian rumah untuk tidur, dan terakhir adalah kamar mandi. Mereka memulai house tour dari dapur terlebih dahulu.
Di dalam dapur, Melissa menunjukkan keberadaan alat penanak nasi, kemudian kompor gas dan beberapa peralatan untuk makan, seperti piring dan sebagainya. Tidak terlalu luas, di bagian tengah dapur itu juga terdapat ikan bakar yang digantung di kayu. Namun, Melissa mengaku tidak menyukai hal itu.
"Saya besa, ibu mertua kecil, jadi tidak bisa seperti ini," ujar Melissa, menjelaskan tinggi gantungan ikan di dapur tersebut.
Karena badannya yang tinggi sementara mertuanya lebih kecil, ia kerap menabrak ikan yang digantung di tengah dapur tersebut. Baginya, dapur tersebut masih terlihat primitif namun Melissa juga mengaku tidak keberatan dengan hal tersebut. Bahkan ia menyukai bangku kecil dari kayu yang ada di dapur dan menginginkan untuk rumahnya sendiri.
Selain kompor gas, di dalam dapur tersebut juga ada tempat untuk membuat api. Dengan tersenyum, Melissa menceritakan bahwa sebelumnya setiap kali bertemu sang suami selalu berbau asap. Rupanya aroma tersebut didapatkan dari tempat pembakaran di dapur rumah mereka.
Baca Juga: Detik-detik Mahasiswa Hentikan Dua Pembobol Rumah yang Kabur di Bekasi
Selesai menjelajah dapur, Melissa mengajak untuk melihat bangunan utama yang digunakan sebagai kamar tidur dan aktivitas rumah lainnya. Di depan pintu rumah, tampak beberapa sepeda motor terparkir dengan asal. Tidak semuanya kendaraan mereka, salah satunya disewa dengan harga Rp 20.000 untuk satu jam.
"Di sini kamar kami, tidak ada matras, matras di sana (menunjuk ruang lainnya-red). Biasanya ada matras di sini," ujar Melissa.
Kamar tersebut tampak sederhana dengan ubin yang tak berkeramik dan dinding yang tampak batu bata tanpa dioles lagi. Di salah satu dindingnya juga tampak spanduk sebuah acara. Tidak terlalu banyak perabotan, hanya ada sebuah lemari dengan foto Melissa memeluk Indra tertempel.
Melissa menyebutkan bahwa Indra sangat suka mengambil spanduk milik acara-acara untuk dipasang di kamarnya. Selesai dari kamar, Melissa menunjukkan buah kesukaannya yang disiapkan oleh mertua yakni Srikaya. Ia juga membawa sebuah botol minuman karena mengaku pernah mengalami sakit perut sehingga khawatir tidak bisa minum air dari rumah mertuanya.
Mereka lantas berpindah ke sebuh ruangan yang di pintunya tertulis gudang. Di dalamnya ada banyak perabotan rumah tangga yang jarang digunakan. Selain itu, tempat ini juga berfungsi sebagai lokasi penyimpanan beras atau padi. Ruangan tersebut sangatlah besar dibandingkan kamar tidur Indra.
"Ketika bulan puasa terkadang mereka masak-masak di sini," ujar Melissa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi