SuaraJogja.id - Sebuah kecelakaan antara sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Srandakan, tepatnya di depan ATM BPD Mangiran, Pedukuhan Mangiran, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Senin (8/3/2021).
Kecelakaan yang nyaris menghilangkan nyawa korban tersebut terjadi tepat pukul 16.45 WIB ketika kondisi jalan sedang ramai.
Kapolsek Srandakan Kompol Muryanto mengatakan, dua korban kecelakaan merupakan warga Lendah, Kabupaten Kulon Progo bernama Sakiman (45) dan Ridwan (15). Keduanya berboncengan sepeda motor berpelat nomor AB 2395 EP.
Sementara, pengemudi truk barang berpelat nomor AB 8166 OE adalah Fari Andriyanto (26), warga Klaten, Jawa Tengah .
“Benar ada dua pengendara yang jadi korban dalam insiden itu. Satu pengendara mobil truk barang juga terlibat. Namun, masih kami selidiki kecelakaan itu,” kata Muryanto dihubungi Suarajogja.id, Senin.
Kecelakaan tersebut berawal saat Sakiman dan Ridwan mengendarai sepeda motor dari arah utara menuju selatan untuk menyeberang. Meski kondisi sedang ramai, keduanya berhati-hati melintas di Jalan Srandakan.
“Keduanya hendak menyeberang ke sisi selatan, memang kondisi jalan ketika menjelang petang, lebih ramai. Namun dari arah barat, datang kendaraan truk yang cukup kencang. Karena jarak terlalu dekat, truk menabrak motor dan terjadi kecelakaan itu,” jelas Muryanto.
Dua pengendara sepeda motor yang berada di tengah jalan pun terpental sekitar 10 meter dari titik kecelakaan. Sukiman, yang berada di depan sepeda motor, terluka di bagian kepala meski telah menggunakan helm.
“Pengemudi motor terluka di bagian kepala dan banyak mengeluarkan darah. Sementara yang dibonceng [Ridwan] cedera di bagian kepala dan kaki kanan patah. Keduanya dilarikan ke RS UII Bantul. Tidak ada korban jiwa,” katanya.
Baca Juga: Viral Sopir Truk Acungkan Parang di Jalan Ngaku Emosi, Kicep Diinterogasi
Pengendara mobil truk, kata Muryanto, tak mengalami luka serius. Hanya saja, dari insiden tersebut, baik truk dan sepeda motor mengalami kerusakan yang ditaksir mencapai Rp500 ribu.
Disinggung apakah ada unsur kelalaian antara pengemudi truk dan sepeda motor, Muryanto belum menjelaskan lebih detail. Meski diketahui pengendara truk melaju dengan kecepatan kencang, kecelakaan ini masih diselidiki oleh petugas polisi.
“Belum bisa disimpulkan [ada kelalaian atau tidak], ini baru kami selidiki lebih lanjut. Namun memang kondisi jalan di sana kerap ramai, sehingga kami minta pengendara baik motor dan mobil harus waspada,” terang dia.
Berita Terkait
-
Viral Sopir Truk Acungkan Parang di Jalan Ngaku Emosi, Kicep Diinterogasi
-
Geger Duel Ayam di Jalan Bikin Macet, Netizen: Ini Abang Jago Aslinya
-
Viral Pemotor Terobos Kolong Truk Trailer, Bikin Deg-degan Lihatnya
-
Viral! Terobos Kolong Truk Trailer, Aksi Pemotor Ini Bikin Publik Deg-degan
-
Kecelakaan Maut Truk Fuso vs Pikap di Banyuwangi, 1 Tewas 2 Luka-luka
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat