SuaraJogja.id - Selama satu tahun belakangan, kegiatan belajar mengajar telah berlangsung secara online. Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim tengah mendorong pelaksanaan pembelajaran tatap muka setelah vaksinasi Covid-19 tenaga pendidik.
Vaksinasi tenaga pendidik yang ditargetkan akan selesai di bulan Juni 2021 ini diharapkan dapat membuat kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung kembali secara tatap muka di sekolah.
Meski begitu, Menteri Nadiem Makarim menyatakan keputusan membuka sekolah berada di tangan pemerintah daerah atas persetujuan dari kepala sekolah dan juga perwakilan orang tua siswa, guru, dan pemerintah daerahi. Selain itu, pembelajaran tatap muka juga akan diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di area sekolah.
Menanggapi rencana tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh siswa dan juga orang tua untuk beradaptasi, mempersiapkan diri secara ekstra dan mempersiapkan kebutuhan sekolah di masa adaptasi kebiasaan baru.
Berikut beberapa tips yang dapat dipersiapkan sejak dini agar siap memasuki kegiatan belajar tatap muka saat kebijakan tersebut resmi dijalankan:
1. Persiapkan Perlengkapan Belajar
Saat kegiatan belajar mengajar kembali diadakan secara tatap muka, persiapkan perlengkapan belajar dan alat tulis yang lengkap bagi sang anak. Di masa-masa ini, beritahu anak Anda agar tidak saling meminjam alat tulis dengan teman-temannya untuk meminimalisir penyebaran virus. Anda dapat mulai membeli perlengkapan belajar yang lengkap bagi anak Anda di seperti Gramedia, Books & Beyond, Periplus bahkan e-commerce Shopee dan gunakanlah ShopeePay sebagai metode pembayaran digital yang contactless.
2. Konsumsi Vitamin Secara Rutin
Perlindungan diri dari dalam juga sangat diperlukan. Biasakan anak Anda untuk mengonsumsi vitamin secara rutin. Selain mengonsumsi vitamin, lengkapi kebutuhan gizi dan nutrisi anak Anda dengan memberikannya buah-buahan dan makanan yang bergizi. Dapatkan vitamin yang original di toko kesehatan terpercaya seperti Guardian dan Century atau secara online di K24Klik atau KALCare.
Baca Juga: Guru Besar Farmasetika Ungkap Obat Covid 19 Tertulis dalam Al Quran
3. Minimalisir Ruang Gerak
Semakin banyak bergerak dan menyentuh permukaan sekitar secara sembarangan, dapat meningkatkan risiko penyebaran. Beritahu anak Anda untuk segera pulang ke rumah setelah kegiatan sekolah selesai. Setelah sampai di rumah, ajak anak Anda untuk segera mandi dan membersihkan peralatan sekolahnya.
4. Jaga Kebersihan
Untuk memperketat perlindungan diri, lakukanlah praktik 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Saat sampai di sekolah, ingatkan anak Anda untuk segera membersihkan meja dan kursi yang hendak digunakan dengan menggunakan disinfektan.
Hal ini berlaku juga ketika mereka hendak memakai toilet atau memegang benda-benda lainnya. Jangan lupa juga untuk mengingatkan anak Anda agar memakai masker dengan posisi yang benar, yaitu menutupi hidung, hingga ke dagu. Jangan diturunkan ke leher atau hanya menutupi mulut dan dagu. Yang terpenting, beritahu anak Anda untuk jangan menyentuh wajah secara sembarangan.
5. Berkonsultasi Pada Guru dan Pihak Sekolah
Berita Terkait
-
Guru Besar Farmasetika Ungkap Obat Covid 19 Tertulis dalam Al Quran
-
Kakek di Banyumas Meninggal Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama
-
Sekolah Dibuka Lagi, Ini Saran Agar Anak Terhindar Covid-19
-
Ketua DPR Apresiasi Gerakan 1 Juta Sajadah Pelindung Covid-19
-
Calon Jemaah Haji Banyumas Diusulkan Dapat Prioritas Vaksinasi Covid-19
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
BRI Dorong Lingkungan Bersih lewat Program CSR Bersih-Bersih Pantai di Bali
-
Babak Baru Rampasan Geger Sepehi 1812: Trah Sultan HB II Tegas Ambil Langkah Hukum Internasional
-
Misteri Terkuak! Kerangka Manusia di Rumah Kosong Gamping Sleman Ternyata Mantan Suami Pemilik Rumah
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul