SuaraJogja.id - Lama tak berjumpa, Thomas Djorgi mengajak Mayangsari bertemu. Keduanya mengabadikan pertemuan tersebut di kanal YouTube Thomas Djorgi. Dalam pertemuan itu, mereka membahas mengenai peristiwa yang ramai dibicarakan warganet. Thomas sengaja meminta tanggapan Mayangsari mengenai hal tersebut.
Seolah sudah terbiasa menjadi buah bibir, Mayangsari mengaku santai menanggapi pemberitaan yang menyeret nama dirinya dan sang suami. Terlebih hal tersebut menjadi heboh bukan berasal dari dirinya. Pada prinsipnya, Mayangsari meyakini, kehebohan tersebut akan membawanya kepada sikap intropeksi.
"Kalau aku lihat dari sisi menyalahkan, kok rasanya aku jadi enggak dewasa," ujar Mayangsari.
Dibanding memikirkan kenapa menjadi heboh, Mayangsari lebih suka memandang dirinya sendiri. Bahkan jika dirinya salah, yang terpenting adalah menyadari kesalahan tersebut. Jika bisa, meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat. Bagaimanapun juga, kehidupan akan terus berjalan dan hal-hal serupa harus dihadapi.
Dalam menghadapi persoalan harus dengan sikap yang lembut bukan dengan cara emosional, semua itu bergantung pada masing-masing kepribadian setiap orang. Selesai perbincangan, Thomas ganti mengajak Mayangsari untuk bermain sebuah game dengan jawaban yang hanya diwakili dua kata, adalah ya atau tidak.
Fakta lucu yang ditemukan dalam permainan tersebut, adalah Mayangsari pernah mengalami keuslitan tidur sebelum memiliki anak. Sebelumnya, ia tidak bisa tidur sebelum matahari terbit. Namun, dengan kehadiran buah hati membuatnya bisa tidur sebelum matahari terbit. Meskipun berada di atas jam 12, dan harus bangun di pagi hari.
"Kalau aku tipenya setia sih," ujar Mayang.
Ditanya pernah selingkuh atau tidak, Mayangsari mengaku tipe orang yang setia. Ia menyatakan, jika dirinya adalah sosok orang yang ketika mencintai seseorang rela memberikan apapun untuk orang tersebut. Meskipun sudah disakiti berkali-kali ia masih bisa memaafkan pasangannya.
Namun, sekali ia tidak bisa memaafkan kesalahan tersebut, Mayangsari mengaku akan langsung meninggalkannya dan tak pernah menoleh lagi. Istri Bambang Trihatmodjo itu menyampaikan jika pasangan selingkuh tidak perlu melihat kesalahan pasangannya. Jika ingin menjadi tidak baik, akuilah saja tidak baik.
Baca Juga: Nissa Sabyan Nangis, Adik Ayus Sabyan Geram
Berbeda dengan jika diri sendiri berbuat baik dianggap tidak baik, maka itu urusan orang lain. Berbanding terbalik dengan tipenya yang setia, Mayangsari ternyata pernah diselingkuhi. Bahkan, menurut Mayangsari, jika pasangannya tidak pernah berselingkuh, berarti ia berpasangan dengan seorang nabi.
"Kalau seumpamanya pasangan kita itu tidak pernah selingkuh, artinya berarti kita berpasangan dengan nabi," tukasnya.
Bahkan Mayangsari mengatakan jika selingkuh adalah sebagian dari iman. Seseorang berselingkuh pasti ada alasannya. Ia secara pribadi lebih menghormati orang yang selingkuh, tapi mau mengakui dan bertanggung jawab akan hal tersebut.
Kata selingkuh memiliki konsekuensi yang berat. Menurutnya, tidak disarankan untuk berselingkuh, namun jika ingin melakukannya. lakukan secara bertanggung jawab. Tidak mengakui sakit hati dengan netizen, Mayangsari memilih untuk menyapa, memberikan senyuman dan salam sehat.
Baginya, netizen adalah orang yang ingin berkenalan namun tak pernah bisa bertemu dengan langsung. Cara Mayangsari menghargai ucapan netizen adalah karena mungkin begitulanh (membicarakan keburukan artis-red) cara warganet berbahagia. Mayangsari mengucapkan terimakasih atas semua ucapan warganet.
"Maafkan kalau aku tidak ambil, aku cuma ambil yang baik-baik," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor
-
Modus Wisata ke Luar Negeri, Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Tiga Pria Diduga Jemaah Haji Ilegal