Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Sujiwo Tejo soal korupsi. (YouTube/Indonesia Lawyers Club)

SuaraJogja.id - Kerap memberi komentar hingga dimintai pendapat soal politik, budayawan Sujiwo Tejo dianggap akrab dengan dunia tersebut.

Seorang warganet pun menanyai dalang asal Jawa Timur itu soal niat untuk terjun ke politik.

Pertanyaan itu diutarakan akun @38_prastyo setelah Sujiwo Tejo membagikan program barunya yang berkaitan dengan dalang di televisi.

"Bukannya politik itu penuh wayang dan dalang mbah, apa ga mau ke politik. Rakyat cuma penonton yg ikutin alur critanya dalang," tanya dia.

Baca Juga: Ribut-Ribut Kaesang Ghosting Felicia, Guyonan Sujiwo Tejo Curi Perhatian

Menjawab pertanyaan tersebut, Sujiwo Tejo menegaskan bahwa posisinya sebagai praktisi hanya di bidang kesenian.

"Aku bukan praktisi di bidang apa pun kecuali kesenian," cuit @sudjiwotedjo, Minggu (14/3/2021).

Namun, dalam politik, dirinya mengaku tak mampu untuk menjadi seorang praktisi. Kendati begitu, untuk menjadi pengamat politik, Sujiwo Tejo masih bisa.

Cuitan Sujiwo Tejo - (Twitter/@sudjiwotedjo)

Dua hal tersebut kemudian ia bandingkan. Menurutnya, ada perbedaan yang cukup mencolok di antara pengamat politik dan praktisi politik.

"Sbg pengamat politik mungkin aku masih bisa. Tapi sbg praktisi politik aku pasti gak mampu. Pengamat dan praktisi dua hal yg berbeda. Amatannya bagus blm tentu bisa prakteknya. Prakteknya bagus blm tentu amatannya jernih," kicaunya.

Baca Juga: Ciri Pembunuh Gadis Bandung di Hotel Kediri Terungkap, 2 Kondom Jadi Bukti

Komentar