SuaraJogja.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul mengaku sudah kerap menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan ke sungai. Sedikitnya terdapat lima orang yang ditangkap dan mendapat tindakan.
"Selama ini sudah ada lima orang yang kami tangkap dari operasi tangkap tangan. Mulai dari operasi keliling yang dilakukan petugas kami dan informasi yang kami terima dari masyarakat," kata Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta dihubungi SuaraJogja.id, Senin (15/3/2021).
Yulius menjelaskan, lima pelaku tersebut ditangkap pada akhir 2020 lalu. Kendati sudah diamankan, pelaku belum mendapat sanksi tegas.
"Jadi kami masih berikan teguran dan kami minta yang bersangkutan membuat surat pernyataan tak mengulangi hal serupa," katanya.
Yulius mengatakan, sejauh ini lima orang yang ditangkap belum terciduk kembali melakukan kesalahan yang sama, sehingga dari lima pelaku tidak ada yang diberikan sanksi sesuai Perda Daerah (Perda) nomor 2/2019 Pasal 61 ayat 3 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
"Sesuai pasal itu, pelaku bisa dikenai sanksi pidana penjara tiga bulan atau denda paling banyak Rp50 juta. Tapi sejauh ini kami masih lakukan tindakan persuasif berupa teguran dan kami bawa ke kantor untuk membuat surat pernyataan," ujar dia.
Yulius tak menampik, masih banyak pelaku dengan sengaja membuang sampah dan tidak sadar pentingnya menjaga lingkungan sungai. Di tahun 2021, Yulius mengaku belum ada lagi pelaku yang tertangkap tangan.
"Tahun ini masih fokus kepada protokol kesehatan. Pelaku pembuangan sampah sembarangan ini belum kami tangkap lagi," terang dia.
Terkait kabar beredarnya video pembuangan sampah sembarangan di sekitar Stadion Sultan Agung, Bantul, Satpol PP sudah melakukan pengecekan lokasi.
Baca Juga: Satu Korban Kelotok Karam di Sungai Barito Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari
"Video itu sudah kami terima dan sedang kami lakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku. Nanti jika sudah mendapat identitasnya tak menutup kemungkinan akan kami panggil," kata Yulius.
Yulius menjelaskan pada kondisi malam hari, kerap dipilih masyarakat untuk membuang sampah ke sungai, namun waktunya tak menentu.
"Pelaku membuang sampah ini tidak menentu. Bisa saja setelah ada operasi, orang tersebut baru melintas dan membuang sampah tanpa sepengetahuan kami. Kami berterima kasih pada masyarakat yang menegur orang tersebut. Alangkah lebih baik ditanyai identitas agar lebih mudah kami lakukan tindakan," jelas dia.
Sebelumnya diberitakan, akun Instagram pemkabbantul membagikan sebuah video yang membuat netizen geram.
Dalam video itu, seorang pria berjaket hitam terciduk membuang sampah ke sungai di sekitar jembatan yang berdekatan dengan Stadion Sultan Agung.
Pria yang datang menggunakan motor matic sudah diingatkan agar tak membuang sampah sembarangan. Namun, dirinya tak menggubris dan nekat membuang sampah ke sungai.
Berita Terkait
-
Satu Korban Kelotok Karam di Sungai Barito Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari
-
Ditemukan Sejauh 15 KM, Ini Kondisi Petani Tegal yang Hanyut di Sungai
-
Pria Terekam Buang Sampah ke Sungai, Satpol PP Bantul Telusuri Pelaku
-
Kapal Tenggelam di Sungai Mahakam, Gastom Ditemukan 6 Km dari LKP
-
Solusi Tangani Banjir di Kota Medan, Pemko Medan Ikutin Cara China
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan