SuaraJogja.id - Dikenal dari dunia stand up comedy, nama Ernest Prakasa saat ini justru lebih banyak dikenal sebagai seorang penulis naskah sekaligus sutradara beberapa film ternama. Sebut saja film Ngenest, Imperfect, Cek Toko Sebelah dan sebagainya yang mendapatkan sambutan luar biasa dari warganet.
Melalui unggahan di akun Twitter pribadinya @ernestprakasa, ayah dua orang anak ini membagikan kegiatannya yang tengah fokus menulis naskah untuk film ke enamnya. Sebagai seorang pelawak tunggal, Ernest turut terlibat baik di depan maupun di belakang layar film-filmnya.
Selain menjadi penulis naskah dan sutradara, Ernest juga kerap kali tampil dalam film-film tersebut. Untuk film ke enamnya, Ernest mengaku akan menjadi penulis naskah sekaligus sutradara. Di tengah pandemi yang tak kunjung berakhir, ia mulai penjelajahannya dalam menulis naskah.
"Setelah Ngenest, Cek Toko Sebelah, Susah Sinyal, Milly & Mamet, serta Imperfect; Saya akhirnya kembali berkutat dengan laptop untuk mempersiapkan film ke-6 yang akan saya tulis & sutradarai. Genre baru, tantangan baru. Semoga hasilnya tidak mengecewakan," tulis Ernest dalam cuitannya.
Dengan genre baru dan tentunya tantangan yang baru juga, Ernest berharap agar film keenamnya tersebut tidak mengecewakan penggemarnya. Diakuinya, jika masa pandemi sempat membuatnya buntu. Upaya untuk merangkai skenario berulang kali berakhir mentah.
Ernest merasa kering dan kehilangan gairah untuk menulis. Hingga suatu hari, ide untuk film keenamnya itu hinggap di kepala.
Ide itu mendorongnya untuk keluar dari zona nyaman, tempat yang sangat ia hafal setiap ceruknya. Belum tentu bisa mengatasi film tersebut, membuat Ernest merasa takut.
Ia menggambarkan perasaanya seolah akan terjun dari tebing yang tinggi dengan kedua sayap yang masih rapuh. Meski demikian, film keenamnya akan berjudul TekaTekiTika.
Belum diketahui, genre apa yang akan Ernest ambil untuk film terbarunya tersebut.
Baca Juga: Sinopsis The Hitman's Bodyguard, Duet Ryan Reynolds dan Samuel L. Jackson
Sejak diunggah Selasa (16/3/2021), informasi mengenai film baru Ernest yang hadir dengan genre baru tersebut sudah disukai lebih dari 5000 pengguna Twitter.
Selain itu, ada enam ratus lebih orang yang membagikan ulang. Tidak sedikit juga komentar yang ditinggalkan warganet.
"Judulnya menarik, gampang diinget tapi pnasaran sama genrenya. Ohya koh, kalau butuh standmen atau figuran saya mau ya. Cosplay jadi rumput juga gapapa," tulis akun @nwrhd****.
"Semangat koh, fokus aja nulis film terbaru, kurang kurangin nyinyir ama julidnya, nanti aja kalau udah kelar nulisnya baru julid sama nyinyir lagi," komentar akun @boycan****.
"Semoga sukses koh. Agak kepikiran Malam Minggu Miko. HeHe, tapi di awal udah bilang genre beda sepertinya bukan komedi," tanggapan akun @reza_setiawa***.
Sementara akun @pandu**** mengatakan, "Rindu banget dengan karyamu koh biasanya tiap taun pasti ada yang bisa menghibur dan gak pernah mengecewakan. Ya gimana mau kecewa orang kalau gak dapat tawanya ya dapat dramanya. mirip-mirip film Thailand."
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat