SuaraJogja.id - Kasus diblokirnya akun Dewa Kipas di game catur Chess.com terus bergulir. Kali ini, sang pecatur yang bernama Dadang Subur digadang bakal bertanding catur menghadapi Grand Master Irene Kharisma Sukandar.
Diblokirnya Dewa Kipas dari game catur Chess.com mencuat setelah sang anak yakni Ali Akbar mencurahkan tragedi yang dialami ayahnya itu di media sosial.
Keberhasilan Dewa Kipas mengalahkan YouTuber sekaligus pecatur yang dikenal dengan nama GothamChess membuatnya kemudian diblokir lantaran diduga "curang".
Simpati kepada Dewa Kipas pun bermunculan, hingga sang pecatur akhirnya diundang untuk klarifikasi di YouTube Deddy Corbuzier.
Belakangan obrolan Dewa Kipas dengan Deddy Corbuzier itupun mendapat tanggapan dari pecatur Indonesia GM Irene Kharisma Sukandar.
Tak terima dengan tanggapan GM Irene yang menyebutnya curang, Dadang Subur alias Dewa Kipas pun melayangkan tantangan untuk bertanding catur.
GM Irene yang sebelumnya sempat menolak, kekinian dikabarkan siap untuk menjawab tantangan dan menguji kesaktian Dewa Kipas tersebut. Kabar itu seperti disampaikan Deddy Corbuzier lewat akun Instagramnya.
"Ada klarifikasi sedikit, tapi menarik. Irene baru saja mengontak manajemen saya. Jadi menurut beliau bahwa saat ditolak itu (jawaban datang) dari manajernya," kata Deddy.
"Manajernya saat itu lagi berkomunikasi dengan perwakilan dari Kemenpora dan PB Percasi. Belum dapat izin untuk bertanding saat itu karena sudah ada tantangan terbuka dari perwakilan Kemenpora untuk Dewa Kipas atas nama Anjas Novita," lanjutnya.
Baca Juga: Unggah Klaim Dewa Kipas Curang, GothamChess Bongkar Komentar Pedas Warganet
"Saat ini sudah (dapat izin)..So she will be ON!!! Jadi kita tunggu hari Senin...siapa menang siapa kalah...siapa datang..siapa tidak..Apapun itu buat nama Catur Indonesia, so let's see...," tambahnya.
Dalam laga persahabatan itu, Deddy Corbuzier akan jadi fasilitator pertandingan. Ia menyiapkan hadiah total mencapai Rp150 juta bagi yang menang dan kalah.
Ajang pembuktian antara Dewa Kipas yang bakal bertanding menghadapi GM Irene pun sempat trending di sosial media twitter.
Tak sedikit warganet yang penasaran dan tak sabar menyaksikan aksi dua pecatur Indonesia itu bertanding.
"tidak ada ruang untuk etika jika sudah menyangkut harga diri. tanding rematch pak dadang vs GM Irene harus terealisasi," tulis chas****
"GM Irene vs dewa Kipas sama kaya borjuis vs proletar. GM Irene belajar di club catur sedangkan pak dadang menimba pengalaman di pos ronda," tulis leo****
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul