SuaraJogja.id - Pekerja Harian Lepas (PHL) yang masih bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul diketahui hamil di luar pernikahan.
Kabar itu terkuak dan sempat menjadi perbincangan di lingkungan instansi penegakan Peraturan Daerah (Perda) tersebut.
Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta membenarkan ada salah seorang pegawainya yang mengandung seorang bayi di luar ikatan pernikahan.
"Ya memang betul informasi tersebut," kata Yulius saat dihubungi wartawan via sambungan telepon, Senin (22/3/2021).
Ia menjelaskan bahwa pegawainya berstatus sebagai PHL di Satpol PP.
Kejadian itu merupakan masalah pribadi dan tak berkaitan dengan pekerjaan di lingkungan Satpol PP.
Kendati menjadi perbincangan di lingkungan instansi tersebut, Yulius memastikan bahwa masalah itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
PHL yang bersangkutan sudah ditemui oleh pihak laki-laki yang bersedia bertanggung jawab.
"Sudah selesai secara kekeluargaan, ada laki-laki yang bertanggung jawab, sehingga persoalan tersebut sudah selesai dan tidak perlu diperpanjang," ujarnya.
Baca Juga: Patroli di Malam Minggu, Satpol PP Sleman Tindak Tempat Usaha Langgar PPKM
Meski sudah diselesaikan secara kekeluargaan, masalah tersebut menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul.
Sekretaris Komisi A DPRD Bantul Jumakir mengatakan bahwa kasus yang menimpa seorang PHL yang kekinian berstatus janda di Satpol PP Bantul menjadi pembelajaran.
Tidak hanya untuk pekerja tersebut, tetapi itu juga berlaku bagi semua pegawai non ASN dan juga ASN terkait etika dan moral.
Jumakir menambahkan, terlebih lagi peristiwa ini menimpa salah seorang anggota Satpol PP yang tugas, pokok, dan fungsinya (tupoksi) adalah menegakkan Perda.
"Itu tugas dari pimpinan di Satpol PP untuk memberikan pembinaan kepada anak buahnya terkait moral. Ini kan mencoreng Satpol PP meski kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan," kata Jumakir.
Pihaknya berharap, hal seperti ini tak perlu terulang kembali, mengingat Satpol PP menjadi OPD yang cukup ketat dengan kedisiplinan dan penegakan aturan yang ada di pemerintahan.
Berita Terkait
-
Patroli di Malam Minggu, Satpol PP Sleman Tindak Tempat Usaha Langgar PPKM
-
4 Pasangan Mesum Lagi Asik Ngamar Digerebek Satpol PP Bogor
-
Viral Video Mesum Sejoli di Kafe Tuban saat Situasi Sedang Sepi
-
Mabuk Berat, Anggota Satpol PP Bekasi Nyungsep ke Selokan Samping Unisma
-
Asyik Joget TikTok di Area Masjid, 4 Pemuda Diciduk Satpol PP
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026
-
Demo di Jogja Kembali Ricuh, Sri Sultan Sentil Aksi Rusak Fasilitas Publik
-
Tarif BPJS Tak Naik, Tapi Biaya Operasional Bengkak, Rumah Sakit Swasta Ini Pilih Bertahan Hidup
-
Polda DIY Incar Balap Liar hingga Knalpot Brong di Operasi Patuh Progo 2026, Catat Aturannya!
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro