Sementara itu Kepala Sekolah SMKN 1 Yogyakarta Elyas, menyatakan kesiapan sekolah untuk menyambut pembelajaran tatap muka. Pasal memang persiapan itu sudah dilakukan sejak beberapa waktu yang lalu.
"Sebenarnya kita sudah sangat siap. Secara prokes pun kita sudah sangat siap. Kita juga sudah siapkan jalur. Misalkan siswa masuk, dan naik turun tangga itu kita sudah beri tanda. Ada tempat cuci tangan dengan sabun, lalu cek suhu dan sebagainya," kata Elyas.
Penyemprotan disinfektan pun selalu rutin dilakukan. Mengenai mekanisme pembelajaran tatap muka pun sudah dirancang menggunakan sistem sif dengan maksimal 4 jam saja.
Elyas menyebut pemberian vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan yang telah dilakukan pun membuat pihaknya semakin merasa lebih tenang. Menurutnya vaksinasi yang tinggal menunggu suntikan kedua itu membuat rasa percaya diri dalam membuka pembelajaran tatap muka semakin meningkat.
"Kita sudah divaksin kemarin tanggal 19 Maret 2021 untuk guru dan tenaga kependidikan. Kedua nanti diperkirakan tanggal 3 April. Kalau kita sudah divaksin semua kan ada rasa tenang to mas. Ya, Insya Allah, vaksin kedua nanti juga semaki percaya diri dan yakin," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan
-
Musim Kemarau di Jogja Makin Ekstrem, Pakar Minta Warga Terapkan Konservasi Air
-
Ketika Sekolah Lain Berebut Murid, SMP Gotong Royong Memilih Merangkul Anak yang Hampir Terlupakan
-
Militerisasi Kehidupan Sipil Tak Menyejahterakan Rakyat, Hanya Menyenangkan Pemimpin
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain