SuaraJogja.id - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih akan menunggu vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan selesai sebelum memulai uji coba pembelajaran tatap muka. Hal ini bertujuan agar imun di dalam masing-masing penerima vaksinasi terbentuk terlebih dulu.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Didik Wardoyo mengatakan vaksinasi pertama bagi guru dan tenaga kependidikan di 10 sekolah yang telah dipilih untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka sudah berlangsung sejak 19 Maret 2021 kemarin.
"Beberapa waktu lalu sudah kita pilih 10 sekolah yang kemudian sejalan dengan itu pada tanggal 19 Maret 2021 kemarin guru-guru dari 10 sekolah itu sudah dilakukan vaksinasi pertama," kata Didik saat dikonfirmasi awak media, Rabu (24/3/2021).
Didik menuturkan sebenarnya dari 10 sekolah yang dipilih untuk uji coba tersebut telah menyatakan siap melakukan pembelajaran tatap muka. Bahkan tidak hanya 10 sekolah itu saja, sekolah lain pun sudah ada beberapa yang mengajukan.
Namun, disampaikan Didik, setelah berdiskusi dengan Dinas Kesehatan DIY maka diketahui bahwa terbentuknya imun pasca vaksinasi itu membutuhkan waktu 28 hari. Sehingga pihaknya memutuskan untuk menggelar uji coba pembelajaran tatap muka setelah vaksinasi tersebut selesai.
"Jadi dihitung dari tanggal 19 Maret 2021 [vaksinasi suntikan pertama]. Jadi kemungkinan kita tatap muka yang sifatnya terbatas untuk 10 sekolah itu sekitar pertengahan April mendatang," terangnya.
Uji coba itu dilakukan sembari kemudian satu hingga dua minggu terus diakukan evaluasi. Mulai dari penerapan protokol kesehatan di masing-masing sekolah hingga dampak yang mungkin muncul, apakah ada klaster baru atau tidak.
"[Evaluasi] itu jadi dasar pertimbangan. Kalau itu tidak ada permasalahan ya lalu kita lanjutkan untuk sekolah-sekolah yang lain," imbuhnya.
Didik menjelaskan setidaknya ada 800an guru dan tenaga kependidikan yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19 pertama pada tanggal 19 Maret 2021 lalu. Nantinya jika sesuai rencana maka suntikan kedua bakal digelar pada 2 April 2021 mendatang.
Baca Juga: DIY Dukung Masjid dan Rumah Ibadah Jadi Tempat Vaksinasi
Didik merinci sepuluh sekolah tersebut yaitu, SMA N 1 Pajangan Bantul; SMA N 1Gamping, Sleman; SMK N 1 Wonosari, Gunungkidul; SMK N 1 Yogyakarta; SMA N 1 Sentolo Kulon Progo; SMA N 9 Yogyakarta; SMA N 2 Playen Gunungkidul; SMK N 1 Pengasih Kulon Progo; SMK N 1 Bantul dan SMKN 1 Depok Sleman.
Ditanya mengenai 10 pilihan sekolah tersebut, diungkapkan Didik, bahwa pemilihan itu mempertimbangan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak. Pasalnya sesuai rencana hanya akan 50 persen siswa yang masuk atau datang ke sekolah.
Lalu juga dengan pertimbangan status zona Covid-19 di masing-masing sekolah tersebut atau pada tingkat kecamatan pada waktu itu. Walaupun tidak dipungkiri zonasi itu memang dapat berubah.
"Tingkat kesiapan gugus tugas di masing-masing sekolah juga jadi pertimbangan. Kemudian, kesiapan APD seperti, tempat cuci tangan, penyemprotan disinfektan rutin atau tidak dan sebagainnya," ujarnya.
Terkait rancangan pembelajaran tatap muka sendiri, pihaknya telah merancang pertemuan selama 3 jam saja. Namun memang aturan itu bisa dimodifikasi sendiri oleh masing-masing sekolah.
"Tatap muka kita rancang selama 3 jam saja. Ada yang modifikasi waktu, jadwal itu kita serahkan sekolah masing-masing. Tapi pada intinya menghindari kerumunan dan protokol kesehatan jalan terus," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional
-
Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis
-
Pasca Ramai Seruan Boikot, RANS Carnival di Maguwoharjo Ditinggal Musisi dan UMKM
-
Polresta Sleman Sita 561 Botol Miras Ilegal Selama Oktober 2026