SuaraJogja.id - Enam unit kendaraan bermotor, berupa mobil dan truk terlibat kecelakaan beruntun, di simpang empat Tugu Monumen Jogja Kembali (Monjali), Jumat (26/3/2021) malam.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Anang Tri Nuviyan mengatakan, laka itu terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. Petugas belum bisa menyebutkan identitas dari pengguna kendaraan yang terlibat dalam laka.
"Masih didata," ujarnya.
Namun, berdasarkan hasil olah TKP, penyebab kecelakaan diduga karena mobil truk hilang kendali.
Dalam keterangan Anang, laka bermula ketika 6 kendaraan berhenti menunggu antrian lampu APILL yang sedang menyala merah.
Tiba-tiba dari arah belakang, muncul truk warna hijau, diduga hilang kendali dan menabrak kendaraan yang ada di depannya. Hal itu yang diperkirakan menjadi sebab-musabab tabrakan beruntun terjadi.
Sejumlah mobil yang terlibat laka diketahui mengalami kerusakan sedang dan berat. Usai evakuasi, semua kendaraan tersebut dibawa ke Mapolres Sleman.
"Semua korban akan kami mintai keterangan," ungkapnya.
Salah satu korban, Askar (23) mengungkapkan, kecelakaan bermula kala ia hendak pulang ke kos, dengan mengendarai mobil.
Baca Juga: Respon Keluhan Warga, Polres Sleman Amankan 234 Motor Knalpot Blombongan
Secara tetiba, mobilnya menabrak satu unit mobil yang berada di depannya. Dari arah belakang, ia melihat ada empat unit kendaraan lain, salah satunya truk.
Akibat kejadian ini, kendaraan yang ia tumpangi mengalami kerusakan berupa penyok pada bumper depan dan belakang.
"Saya sedikit shock. Masih deg-degan," kata dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah