SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman merilis info terbaru perihal lokasi imunisasi COVID-19 bagi calon jamaah haji lanjut usia (calhaj lansia) dan pelaku wisata, di Sleman.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengungkapkan, diperkirakan ada 450 orang calhaj lanjut usia akan disuntik vaksin COVID-19. Mereka dijadwalkan menerima suntikan vaksin pada 30 Maret 2021.
"[Lokasi imunisasi] dibagi 4 area. Area timur di RS PDHI Kalasan, area tengah di RSU Sakina Idaman. Sedangkan area barat di RS Atturots, dan utara di RS Puri Husada," sebut Joko, Jumat (26/3/2021) petang.
Selain calhaj, ada sebanyak 6.362 pelaku wisata di Kabupaten Sleman yang akan menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama, 5 April 2021.
"Vaksinasi kepada pelaku wisata ini, akan dilakukan secara massal, di TWC Prambanan," ungkapnya.
Joko menjelaskan, sebagai sasaran imunisasi, mereka telah mendaftarkan diri dalam sistem. Kriteria pelaku wisata yang dimaksud untuk menerima vaksin, yakni petugas hotel dan restoran yang tergabung dalam Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), kemudian pemandu wisata, dan petugas yang berjaga di destinasi wisata.
Mekanisme vaksinasi hingga kini terus dimatangkan, mengingat Pemkab Sleman juga harus memastikan ketersediaan vaksin.
Sementara itu, Sekretaris PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Emil Eny Utari menyebutkan, imunisasi COVID-19 di Candi Prambanan akan digelar di area parkir Ramayana Ballet Prambanan. Untuk mendukung itu, pihak TWC mempersiapkan lahan parkir.
"Untuk fasilitas kegiatan vaksinasi dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Halodoc Jakarta," terangnya.
Baca Juga: Muncul Polemik Pembasmian Burung Pipit, DP3 Sleman: Masih Uji Coba Kok
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Vaksinasi Covid-19 di OKU akan Dihentikan Selama Ramadan
-
Sebanyak 138 Negara Telah Lakukan Vaksinasi Covid-19, Siapa Paling Cepat?
-
Bolehkan Konsumsi Pereda Nyeri Sebelum atau Setelah Vaksinasi? Ini Kata CDC
-
Reisa Bangga Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Vaksinasi Terbanyak
-
Studi: Tolak Vaksinasi Covid-19 Tingkatkan Risiko Kematian Suatu Negara
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan