SuaraJogja.id - Salah seorang pengunjung di objek wisata Semarang membagikan perjalanannya bertemu anak laki-laki yang menolak diajak mengamen bersama rekan-rekannya. Dibandingkan mengais rupiah dengan bernyanyi, anak ini pilih menjadi pengarah gaya dan fotografer sederhana dengan hasil yang luar biasa.
Dalam video TikTok yang viral dibagikan di media sosial salah satunya oleh akun Instaragm @undercover.id, disampaikan bahwa anak itu membutuhkan kamera yang mumpuni untuk mendukung pekerjaannya sebagai seorang fotografer. Meski masih anak-anak namun pengunjung ini mengakui jika hasil kerja anak tersebut mempesona.
Pada latar belakang video yang berputar, tampak seorang anak kecil dengan tubuh kurus yang tengah mengarahkan gaya seorang wanita. Anak ini tanpa malu mengajarkan bagaimana wanita berhijab itu harus berlagak di depan kamera. Setelah dibagikan hasilnya, jepretan dari anak ini sangat menarik layaknya fotografer dewasa.
Video lainnya menunjukkan cerita anak ini ketika diejek oleh rekan-rekannya. Dibandingkan tampil seperti orang miskin di kawasan wisata Kota Lama Semarang, rekan-rekannya sempat mengajak untuk ngamen bersama. Namun, anak ini menolak karena merasa jika masih berdiri kenapa harus mengemis.
Wanita yang dibantu foto oleh anak ini pun mengakui dan mendukung pendapat tersebut. Menurut pengunjung itu, profesi yang dimiliki anak ini sangatlah bagus. Selain itu, profesi itu disebut unik karena bisa mengarahkan gaya, kemudian memahami teknik fotografi, dan mengerti peluang.
Anak itu menjelaskan, bahwa dirinya sudah memiliki target pengunjung yang dinilai membutuhkan gayanya. Menurutnya, jika seseorang datang ke Kota Lama dengan pakaian yang bagus, pasti hadir untuk mengabadikan foto atau kenangan. Pernah juga dirinya salah target dan hanya menerima upah Rp2.000 setelah mengantarkan berkeliling.
Untuk bisa mendapatkan jasa foto atau ditemani berkeliling anak ini, tidak dipatok harga khusus, dan pembayaran bisa dengan uang sukarela saja. Biasanya, setelah ditemani berkeliling orang akan memberinya uang berkisar dari Rp20.000 hingga Rp100.000.
Sebelum pandemi, pendapatan anak ini bisa mencapai Rp200.000 per hari. Uang yang dia dapat kemudian 3/4 nya diberikan kepada orangtua. Jika mendapatkan Rp200.000, Rp150.000 di antaranya akan diberikan kepada orangtua. Smenetara sisa Rp50.000 miliknya akan ditabung.
Kepada pengunjung tersebut, anak ini mengaku jarang jajan di luar. Selain fotogreafer, anak ini juga bisa memandu wisata bukan hanya di kawasan Semarang namun sampai ke luar kota. Ia mengaku mendapatkan ilmu memandu wisata dari para pemandu yang membagikannya.
Baca Juga: Langgar Protokol Kesehatan, Pengunjung Tempat Hiburan di Semarang Diamankan
Terakhir, pengunjung itu menyampaikan bahwa selain lucu anak tersebut juga pintar. Baginya, kemampuan anak tersebut menjadi peluang untuk menjadikan sosoknya seseorang yang sukses di kemudian hari. Wanita ini berpesan kepada warganet, jika berkunjung ke Semarang bisa mencari anak tersebut sebagai pemandu atau fotografer.
Sejak diunggah Minggu (28/3/2021), video seorang anak laki-laki yang menawarkan jasa untuk fotografi maupun pemandu wisata itu sudah ditonton sebanyak 18 ribu kali. Ada 400 lebih komentar yang ditinggalkan warganet, banyak yang ikut salut dengan perjuangan anak tersebut.
"Waah pintar nih anak, bukan hanya skill nya tapi dari caranya ngomong," tulis akun @laodem***.
"Terharu bangga menjadi warga semarang," komentar akun @irul_nyo***.
"Kayak gini bagus, mari kita dukung adek ini , daripada si kayu gaje," tanggapan akun @albetnova***.
Sementara akun @dianaprt*** mengatakan, "Bagus ini buat yang partnernya gak bisa foto bagus wkwkwk."
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation