SuaraJogja.id - Bergulirnya Piala Menpora 2021 menjadi tanda bangkitnya persepakbolaan Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Pertandingan bola di tengah masyarakat juga mulai dilakukan namun dengan protokol kesehatan yang ketat.
Menanggapi geliatnya sepak bola Indonesia itu, tiga mantan pemain PSIM Yogyakarta ikut meramaikan pertandingan persahabatan yang digelar di Lapangan Sapta Marga Yonif 403 Kentungan, Sleman, antara Trisula FC versus Sardonoharjo FC, Senin (29/3/2021).
Tiga mantan penggawa PSIM tersebut antara lain, Ayub Atoh, Juni Riyadi dan M Said Marjan. Ketiganya memperkuat Trisula FC yang baru saja dibentuk.
Ditemui usai pertandingan, Juni Riyadi mengaku bahwa pertandingan seperti ini dibutuhkan para pemain untuk menjaga kondisi fisik.
"Pertandingan seperti ini penting untuk menjaga kondisi fisik ya setelah hampir setahun tidak ada pertandingan Liga 1 atau pertandingan lainnya. Jadi saya rasa perlu untuk memulihkan fisik dengan pertandingan ini," jelas Juni ditemui SuaraJogja.id, Senin.
Bagi pria 26 tahun yang juga bermain untuk PSIS Semarang itu menilai bergeliatnya sepak bola Indonesia menjadi awal agar pertandingan lainnya bisa dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Mengingat Piala Menpora telah bergulir, harapannya pertandingan bola lainnya sudah bisa dimulai lagi," ujar dia.
Di sisi lain, Ayub Atoh yang sempat membela Laskar Mataram juga menilai bermain di Trisula FC merupakan titik awal munculnya semangat bermain sepak bola di Indonesia yang sudah lama vakum.
"Sudah lama sekali vakum kan, jadi saya bermain di sini tentu untuk membangkitkan semangat sepak bola itu. Saya cukup senang bisa kembali bermain bola di Jogja," ujar Ayub yang juga pernah memperkuat Mataram FC.
Baca Juga: PSSI Pastikan Cabor Sepakbola PON Papua Tanpa Pemain Profesional
Pertandingan Trisula FC kontra Sardonoharjo FC dimulai pukul 15.30 wib. Meski sempat diguyur hujan, pertandingan 2x45 menit tetap berjalan lancar. Masing masing pemain dan pelatih melakukan protokol kesehatan.
Pertandingan persahabatan tersebut dimenangkan Trisula FC setelah mencetak 4 gol. Sementara Sardonoharjo FC hanya mencetak 1 gol.
Terpisah, Manajer Sardonoharjo FC, Harjuno Wiwoho mengatakan bahwa pertandingan menghadapi Trisula FC cukup menantang. Pasalnya terdapat tiga pemain yang sempat memperkuat klub di Liga 1 dan 2.
“Pertandingan seperti ini sudah harus kembali dimulai. Saya rasa dengan protokol kesehatan yang ketat bisa kembali menggeliatkan sepak bola,” terang dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma
-
Difabel Harus Kesulitan Masuk Malioboro, Pemda Bongkar Desain Regol Ayom
-
PTN Borong Kuota Maba, Kampus Swasta Pilih Tampung Anak Korban Bencana Lewat Sego Berkat
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, BRI Catat Laba Rp31,2 Triliun hingga Semester I 2026