"Kalau sekarang saya tidak tahu dia kerja di mana," tuturnya.
Mujiono mengakui bahwa KB memang tergolong tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Namun untuk kerja bakti, KB memang sering izin dan hanya membayar upah tukang jika itu kerja bakti dalam skala besar.
Namun untuk kegiatan rutin perkumpulan RT setiap sebulan sekali, KB memang sering hadir. Orangnya juga tergolong halus. Tutur katanya selalu sopan, dan ia cukup aktif di WA group RT 02. Namun, tak ada yang mengetahui kegiatan KB selama ini.
"Tidak ada yang tahu kegiatannya apa. Wong kata tetangganya dia itu pagi pergi dan sore baru pulang," ungkapnya.
Awalnya, Mujiyono mengaku aktif melakukan pengawasan terhadap KB karena memang ia harus memberikan perhatian khusus terhadap warga baru. Namun dalam 3 tahun terakhir, pengawasan terhadap KB sudah berkurang.
Terlebih, KB sudah tidak pernah lagi mengikuti jemaah salat wajib ataupun salat Jumat di Masjid RT 02 ini. Dalam 3 tahun terakhir KB lebih aktif di masjid pedukuhan tetangga, yaitu di Pedukuhan Kloro ataupun Pungkuran, sehingga pengawasannya sedikit berkurang, apalagi jarak rumah Mujiyono dengan rumah KB cukup jauh.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Sehari-hari Terduga Teroris Surabaya Jualan Sembako, Orangnya Ramah
-
Hapus Twit soal Teroris, Arie Untung Disebut Pengecut
-
Terduga Teroris Tuban Pernah Nyantri Tak Jelas, Pulang Rambutnya Gondrong
-
Terduga Teroris Tuban Penganggur, Dulunya Jualan Es Wawan dan Tukang Ojek
-
Jemaah Dikejar di Masjidil Haram, Teriak Dukung ISIS
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!