Namun sekitar tahun 2016, DK sudah jarang di rumah, pengusaha roti dan kue ini juga lebih sering ke luar kota. Sementara istrinya yang mengurus usaha tersebut dan biasa sendiri di rumah.
"Dulu pelanggannya banyak yang datang, ya usahanya masih jalan sampai sekarang. Pelanggan juga ada yang datang tapi tak sebanyak dulu, yang mengurus istrinya. Selain itu istrinya biasa mengisi beberapa tutorial memasak dan membuat kue di radio-radio yang ada di Jogja," terang dia.
Dari pantauan Suarajogja pada pukul 18.45 wib rumah terduga teroris bercat kuning tersebut nampak sepi. Kendati demikian lampu teras rumah menyala dan tidak terlihat ada orang di dalamnya.
Terpisah, tetangga DK yang berada tepat di samping rumahnya, Muhammad Abi Farruq (27) mengaku bahwa akhir-akhir ini DK tak pernah terlihat di rumah, hanya ada istri saja di rumah itu.
"Mereka tinggal hanya berdua saja, kebetulan tidak punya anak. Dulu selalu pindah-pindah, dan akhirnya membeli rumah di sebelah rumah saya ini," terang Abi.
Sosok DK memang mudah berkomunikasi, dia tidak tertutup dan biasa saja. Bahkan kepribadian yang tak pernah mengundang curiga.
"Dia biasa saja, pakaiannya juga seperti warga pada umumnya, pakai celana panjang seperti biasa. Tapi saya tidak menyangka jika dia terlibat dengan dugaan teroris ini. Padahal orangnya baik," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor