SuaraJogja.id - Masyarakat Indonesia kembali berduka mendengar kabar warga Nusa Tenggara Timur yang tengah dilanda musibah banjir. Terdata ada 68 orang meninggal dunia akibat banjir bandang yang terjadi Minggu (4/4/2021) kemarin. data tersebut dihimpun setelah petugas melakukan evakuasi hingga Senin (5/4/2021) pukul 14.00 WIB.
Bencana yang membuat beberapa jembatan ambruk dan rumah milik warga terendam itu ikut menarik perhatian berbagai elemen masyarakat. Salah satu yang paling banyak berkomentar adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti, pemilik perusahaan Susi Air ini mengajak warganet untuk mendoakan warga NTT. Mengunggah tangkapan layar kondisi cuaca di Indonesia, Susi menjelaskan jika saat ini kawasan selatan Jawa juga tengah diguyur hujan dan mendung tebal.
"Kawan-kawan mari kita berdoa untuk saudara-saudara kita di NTT selatan jawapun sekarang hukan dan mendung tebal sementara pusaran taifun di selatan NTT masih ungu warnanya semoga semua bisa bertahan sampai dengan bantuan datang," tulis Susi.
Baca Juga: Cuitan Fiersa Besari Sindir Jokowi, Susi Pudjiastuti Langsung Komentar
Selain kondisi selatan Jawa yang masih dikepung hujan dan mendung tebal, angin taifun di sisi selatan NTT juga masih berwarna ungu. Susi berharap agar warga yang terdampak bencana bisa bertahan sampai dengan bantuan datang.
Sejak diunggah Senin (5/4/2021), cuitan Susi mengenai harapan dan doanya untuk warga NTT yang tenagh dikepung becana tersebut sudah disukai lebih dari 2000 pengguna Twitter. Ada 400 lebih warganet yang ikut membagikan ulang, tidak sedikit juga yang memberikan tanggapan di kolom komentar.
"Bu Susi, banyak warga NTT yang ketinggalan informasi atas musibah ini. Berita pernikahan lebih menggoda, dibandingkan mendengarkan keluhan keluarga-keluarga saya yang tertimpa musibah," tulis akun @RethEleo****.
"Jogja kemarin pun hujan angin kencang Bu, ternyata di beberapa tempat ada puting beliung juga. Stay safe ya saudara-saudara di NTT, FloTim dan sekitarnya," komentar akun @v_vir***.
"Wuaduh itu mata cyclone (badai) nya persis ada di sebelah tenggara Laut Sawu, semoga saudara-saudara di NTT siap menghadapi badai ini, semua selamat dan berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Agung," tanggapan akun @hkushard****.
Baca Juga: Diejek Kecentilan Usai Tak Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Bereaksi
Sementara akun @hendryfai**** mengatakan, "Bencana NNT kalah sama kawinan youtuber yang dihadiri pak lurah dan wakil lurah."
Berita Terkait
-
Daftar Bansos Cair Bulan April 2025, Siapa Saja yang Berhak Menerima
-
Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara
-
BPNT: Benarkah Efektif Tingkatkan Gizi Keluarga Kurang Mampu? Ini Faktanya!
-
Tornado Dahsyat Landa AS: 7 Tewas, 55 Juta Terancam! Banjir Bandang Mengintai
-
Saldo Dana Bansos BPNT 2025 Senilai Rp 600 Ribu, Begini Cara Mendapatkan dan Syaratnya
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan