- Pendaftaran mudik gratis Pemprov DKI 2026 dibuka daring 22 Februari 2026, dengan rute favorit Jawa Tengah dan Yogyakarta.
- Jadwal pendaftaran terbagi tiga klaster tujuan dari 22 Februari hingga 2 Maret 2026.
- Peserta wajib verifikasi tatap muka sesuai klaster setelah pendaftaran daring untuk mengamankan kursi.
SuaraJogja.id - Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk Idulfitri 2026/1447 H resmi dibuka dan langsung diserbu calon pemudik. Seperti tahun-tahun sebelumnya, rute menuju Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi yang paling cepat penuh.
Bagi warga Jakarta yang ingin pulang kampung tanpa biaya transportasi, program ini bisa jadi kesempatan emas. Namun, ada sejumlah aturan dan jadwal yang wajib diperhatikan agar tidak gagal di tengah jalan. Berikut tujuh hal penting yang perlu kamu tahu sebelum mendaftar.
1. Pendaftaran Sudah Dibuka, Kuota Bisa Habis Sewaktu-waktu
Pendaftaran mudik gratis dibuka sejak 22 Februari 2026 dan dilakukan sepenuhnya secara online melalui situs resmi https://mudikgratis.jakarta.go.id. Sistem akan otomatis menutup ketika kuota terpenuhi.
Melihat tren tahun sebelumnya, kursi menuju kota-kota Jawa Tengah dan Jogja biasanya cepat habis. Jika kamu sudah punya rencana mudik, sebaiknya tidak menunda pendaftaran.
2. Rute Jawa Tengah dan Jogja Jadi Favorit Utama
Sebagian besar pemudik Jakarta memang pulang ke wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tidak heran jika Pemprov DKI menyiapkan banyak titik tujuan di wilayah ini.
Beberapa kota tujuan populer antara lain Solo, Sragen, Cilacap, Tegal, Kebumen, Pekalongan, Wonogiri, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Yogyakarta (Terminal Giwangan). Jika kampung halamanmu ada di daftar ini, peluang ikut program cukup besar, selama kuota masih tersedia.
3. Jadwal Pendaftaran Dibagi Tiga Klaster
Baca Juga: DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
Agar tidak terjadi penumpukan pendaftar, Dishub DKI membagi jadwal berdasarkan klaster tujuan.
- Klaster 1 dibuka 22–24 Februari 2026, mencakup Solo, Madiun, Sragen, dan Cilacap.
- Klaster 2 berlangsung 25–27 Februari 2026, termasuk Yogyakarta, Tegal, Kebumen, dan Pekalongan.
- Klaster 3 berlangsung 28 Februari–2 Maret 2026, meliputi Wonogiri, Wonosobo, Purwokerto, dan Semarang.
Pastikan kamu mendaftar sesuai klaster. Salah jadwal bisa membuat proses tidak diproses.
4. Siapkan Dokumen dari Sekarang
Jangan sampai gagal hanya karena berkas kurang lengkap. Peserta wajib menyiapkan:
- Kartu Keluarga
- KTP DKI Jakarta (diutamakan)
- STNK jika membawa sepeda motor
- Ketentuannya, satu KK maksimal untuk empat orang. NIK yang didaftarkan harus sesuai dengan KTP asli. Peserta juga tidak boleh terdaftar di program mudik gratis lain.
Yang perlu diingat, tiket program ini tidak boleh dijual atau dipindahtangankan.
5. Setelah Daftar Online, Wajib Verifikasi Offline
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat