Jokowi Hadiri Pernikahan Atta-Aurel (Twitter/Sekretariat Negara)
"Yang kedua soal, tidak memberi teladan untuk konsistensi terhadap bagaimana menghadapi pandemi. Ini kita masih harus hati-hati tapi kok ini dilakukan. Jadi itu sih menurut saya, aspek ketidakpekaan dan tidak ada urgensinya, enggak penting banget," terang Gus Sahal.
Dirinya menambahkan pula kritik untuk Setneg karena telah menayangkan video pernikahan Atta dan Aurel di kanal YouTube resmi mereka.
"Ada yang bilang ini karena Pak Jokowi pakai pin kepresidenan, jadi dia enggak bisa hadir sebagai pribadi di situ, tetapi sebagai presiden, makanya akun Setneg menayangkannya, tapi kan lagi-lagi seperti kata Bang Ade itu kan, bisa dipilih mana yang layak untuk ditayangkan," jelas Gus Sahal.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Hijab Aurel Dipertanyaan Usai Nikah, Atta Halilintar Janji Menasihati
-
Atalarik Syach Menang Gono-gini, Amanda Manopo Dipelet Lewat Makanan
-
Teddy Gusnaidi: Jokowi Tidak Langgar Peraturan Saat Hadiri Acara Pernikahan
-
Jokowi Hadiri Nikahan Atta-Aurel, Sahal: Kenapa Tak Hadir Virtual Saja?
-
Ini yang Bikin Gus Miftah Deg-degan di Pernikahan Atta dan Aurel
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai