SuaraJogja.id - Seorang pria lansia dalam sebuah video viral membuat heran publik jagat maya lantaran tak bisa disuntik vaksin.
Video itu diunggah akun Twitter @bagusgogon pada Selasa (6/4/2021). Ia berkicau, "Perkara wapak, gak bisa divaksin."
Tampak dalam video, pria bertopi hitam itu duduk dengan posisi lengan baju tangan kanannya disingsingkan.
Seorang nakes perempuan juga terlihat menusukkan jarum suntik pada lengan kanan pria lansia itu.
Namun, rupanya upaya tersebut tidak berhasil. Jarum suntik susah masuk, sehingga terkesan kulit lansia itu terlalu tebal dan jarum tumpul.
Orang-orang yang berdiri di sekitarnya pun heran, termasuk nakes yang menyuntiknya.
"Bapak punya ini enggak ni, jurus antitusuk?" ucap suara seorang perempuan yang diduga adalah nakes yang melakukan vaksinasi, atau vaksinator.
Akhirnya, jarum diangkat dari lengan kanan pria lansia tadi, dan sang nakes kembali menjelaskan kesulitannya menyuntikkan vaksin pada si bapak.
"Enggak keras, cuman enggak bisa masuk," ujar dia.
Baca Juga: Disebut Mengandung Babi, Ulama MUI Pusat Mau Disuntik Vaksin AstraZeneca
Belum diketahui pasti lokasi dan waktu video diambil. Hingga Rabu (7/4/2021) sore, video itu telah mendpaat lebih dari 2.700 retweets serta likes mencapai 4.600.
Pemlilik akun @bagusgogon kemudian menambahkan balasan seorang warganet pada utasnya tentang pengalaman serupa.
"Udah sering bngt dapat pasien kaya gini. Gak bisa di infus sama sekali. Sekalinya bilang “pakkk ikhlas ya pak saya tusuk infusnya. Saya gak berniat buruk, saya ingin membantu” langsung bisa dongggg," komentar @fatmaaawti.
Sementara itu, warganet lainnya menduga, sulitnya jarum suntik menembus kulit peserta vaksinasi itu kemungkinan karena sebuah kondisi yang biasanya dialami orang berusia di atas 50 tahun.
"Ini kemungkinan scleroderma. Pengerasan kulit & jaringan ikat yang biasa terjadi di usia 50 tahun ke atas," jelas @karimnas_.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Disebut Mengandung Babi, Ulama MUI Pusat Mau Disuntik Vaksin AstraZeneca
-
Kabar Baik, Lansia Bisa Divaksinasi Tanpa Surat Keterangan Domisili
-
Ikut Vaksinasi Lansia, Calon Jemaah Haji Bantul Mulai Terima Sinovac
-
128 Calon Haji Lanjut Usia di Pidie Divaksin Covid-19
-
Pemerintah Lambat, Baru 8,2 Persen Lansia Divaksinasi Covid-19
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik