SuaraJogja.id - Materi soal Matematika untuk Asesment Standar Pendidikan Daerah (ASPD) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) diduga bocor, di sebuah sekolah wilayah Kapanewon Depok.
Kasi Perencanaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakata (Disdikpora DIY) Suci Rahmadi mengatakan, pihaknya membentuk tim investigasi untuk mencari tahu fakta yang terjadi terkait dugaan bocornya soal itu.
Tim investigasi terdiri dari orang-orang yang berasal dari Disdikpora DIY, dan dari tiap-tiap kabupaten/kota serta Dewan Pendidikan. Hasil investigasi akan ditindaklanjuti pula.
"Kalau sudah ada kepastian [benar terjadi kebocoran] saya kira secara keadilan harus ada ujian ulang dengan soal berbeda," ujarnya, kala dihubungi wartawan, Kamis (8/4/2021).
Tim investigasi akan menyusun fakta-fakta dari lapangan. Dan mulai besok (Jumat (9/4/2021), Disdikpora DIY akan memanggil pihak-pihak yang terkait dengan dugaan kebocoran soal itu.
ASPD, lanjut Suci, merupakan penyeimbang rapor untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Pasti akan kami tangani. Demi asas keadilan. Yang [terbukti] membocorkan akan kena sanksi," tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman Ery Widaryana menyebutkan, pihaknya telah mengajukan usulan dilakukannya ujian ASPD ulang. Sehingga ujian ulang itu nantinya bisa dilakukan bagi seluruh siswa peserta ujian ASPD, di sekolah yang gurunya terbukti membocorkan soal.
"Bila terbukti soal ASPD Matematika itu bocor dan ada keterlibatan oknum di Kabupaten Sleman, maka kami akan memberikan sanksi," ujarnya.
Baca Juga: Jadwal Perempat Final Piala Menpora 2021: Persib Jumpa Persebaya di Sleman
Saat ditanya perihal sanksi apa yang akan diterima oleh oknum tersebut, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sleman, selaku lembaga yang berwenang memberikan sanksi.
Sebelumnya, diketahui linimasa media sosial platform Twitter diramaikan dengan kabar dugaan bocornya soal ASPD Matematika jenjang SMP.
Dalam setiap unggahan yang tersebar, bocornya materi soal matematika diawali dari pembahasan soal-soal Matematika yang diduga diberikan oknum guru kepada murid sebuah SMP di Kapanewon Depok.
Pembahasan soal dan kunci jawaban yang disebut-sebut warganet itu, disebarkan lewat tangkapan layar WhatsApp kepada para pengguna Twitter.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah