SuaraJogja.id - Sempat beredar di media sosial informasi mengenai rumah pasangan suami istri lanjut usia (lansia) yang ambruk lantaran sudah tua. Demi kemanusiaan, warga sekitar lantas bergotong royong untuk membantu mengevakuasi rumah milik pasangan yang hanya hidup berdua tersebut.
Awalnya, informasi dibagikan salah seorang anggota Grup Info Kecelakaan dan Kriminalitas Jogjakarta (IKKJ)dan dibagikan ulang oleh pengguna Twitter @upil_jaran67. Warganet, dibuat iba melihat pasangan suami dan istri yang sudah tua renta hanya tinggal berdua dan kini rumah mereka ambruk.
Dalam unggahannya, akun @upil_jaran67 membagikan tangkapan layar dari percakapan warganet di Facebook. Disampaikan bahwa ada sepasang suami istri yang sudah masuk kategori lansia tinggal di dalam rumah yang sudah tua. Sayangnya, rumah tersebut mengalami ambruk di malam hari.
Tidak ada korban jiwa saat bagian belakang rumah pasangan lansia itu ambruk. Rumah yang terletak Kalurahan Watulangkah, Kapanewon Gamping, Sleman tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Tembok dari anyaman yang digunakan sudah meleyot.
Atap yang digunakan berteduh juga ambruk kayu penyengganya dan sebagaian luruh ke tanah sehingga membuat bangunan dari anyaman bambu tersebut semakin meleyot. Melalui unggahannya, pemilik akun @upil_jaran67 berharap agar pemerintah setempat bisa memberikan bantuan segera.
"Kulonuwun bang min @kabarsleman kang min @humas_jogja bapak @jokowi. Nyuwun kawidadosanipun," tulis akun @upil_jaran 67 dalam keterangannya.
Sejak diunggah pada Sabtu (10/4/2021), cuitan mengenai rumah sepasang lansia yang hanya hidup berdua tanpa anak tersebut sudah disukai lebih dari seratus pengguna Twitter. Ada belasan yang membagikan ulang dan tidak sedikit memberikan tanggapan di kolom komentar.
Tidak berselang lama dari unggahan tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Sleman langsung memberikan respon. Bahkan Bupati Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo sendiri ikut membalas cuitan itu. Ia menyampaikan jika dari pantauannya rumah tersebut sudah dikondisikan oleh warga setempat.
"Alhamdulilah tadi sudah terkondisi dengan dibantu warga sekitar. Kondisi rumah inti alhamdulilah aman," tulis Kustini.
Baca Juga: Soal ASPD Matematika Diduga Bocor, Begini Kata Disdik Sleman
Sementara Pemkab Sleman dalam cuitannya mengatakan info awal dari Kapanewon Gamping bahwa saat ini kondisi rumah tersebut sudah terkondisikan. Warga sekitar gotong royong untuk melakukan evakuasi. Peristiwa itu juga sudah langsung diteruskan ke DPUPKP.
"#Slemanis @upil_jaran67 info awal dari Kapanewon Gamping via Dukuh Watulangkan, saat ini sudah terkondisi dengan gotong royong masyarakat sekitar. Masalah ini juga sudah Slemin teruskan ke DPUPKP Sleman. Jika sudah ada perkembangan, akan kami info kembali. Maturnuwun #LaporSleman," tulis akun resmi Pemkab Sleman dalam cuitannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Sah! YIA Resmi Jadi Embarkasi Haji Mulai 2026: Apa Dampaknya Bagi Jemaah dan Ekonomi Lokal?
-
Niat ke SPBU Berujung Maut, Pemotor 18 Tahun Tewas Tertabrak Bus di Temon Kulon Progo
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya