Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 12 April 2021 | 10:29 WIB
Gabriela Fernandez musisi asal Flores, NTT yang berdomisili di Yogyakarta membawakan salah satu lagunya di konser amal bertajuk 360 Menit untuk NTT di Sleman City Hall, Minggu (11/4/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

SuaraJogja.id - Sejumlah musisi Jogja, media serta sejumlah vendor menggelar konser amal di Ballroom Sleman City Hall (SCH), DI Yogyakarta, Minggu (11/4/2021).

Konser amal tersebut merupakan bentuk kepedulian para musisi termasuk vendor musik serta Master of Ceremony (MC) Yogyakarta, terhadap masyarakat yang terdampak banjir NTT sejak satu pekan lalu.

Konser amal bertajuk 360 Menit untuk NTT ini diikuti oleh 19 band yang digelar secara daring. Dimulai pukul 15.00-21.00 wib, para musisi juga berdonasi yang hasilnya akan dikirim ke NTT.

Salah seorang musisi kelahiran, Flores, NTT yang berdomisili di Yogyakarta, Gabriela Fernandez cukup terpukul saat kampung halamannya terkena musibah itu.

Baca Juga: Perempat Final Piala Menpora 2021: Prediksi PSS Sleman Vs Bali United

"Saya cukup kaget mendengar kampung halaman di NTT terjadi banjir sebesar itu. Ada keluarga yang tinggal di sana, tetapi saya bersyukur mereka jauh dari titik bencana. Lokasi yang parah di Andara dan Lembata," terang Gabriela ditemui Suarajogja.id, Minggu.

Musisi Solois yang sejak 2017 mengawali kariernya di dunia musik itu ikut berdonasi dengan melelang salah satu karyanya berupa lukisan. 

"Selain bermusik, saya juga berkarya dengan melukis. Ada satu lukisan yang saya ikutkan di pameran yang ada di Jogja, saya lelang dan hasilnya nanti untuk korban bencana banjir di NTT," katanya.

Lukisan yang dibuat bersamaan dengan rilis album terbaru Gabriel bernama A Sailboat Beneath The Sea itu menceritakan tentang kehidupan maritim di NTT. Gabriel tak menargetkan hasil lelangnya.

"Siapapun dan seberapapun hasil dari lelang itu, jumlahnya akan saya donasikan kepada korban yang membutuhkan," tambah alumni Universitas Sanata Dharma itu.

Baca Juga: Piala Menpora 2021: PSS Sleman Siap Bungkam Bali United

Tinggal di Kota Pelajar sejak 2012, Gabriela melihat bahwa kepedulian warga Jogja menanggapi kebencanaan sangat tinggi. Tanpa mengharap timbal balik, musisi dan  vendor musik tak perhitungan untuk berdonasi.

Load More