SuaraJogja.id - Pandemi Covid-19 belum dapat diprediksi kapan usai. Sejumlah sektor baik pendidikan, ekonomi dan wisata harus terpuruk. Begitu juga dengan sektor seni. Sejumlah seniman dan juga musisi tak bisa menggelar konser musik yang menghadirkan banyak penggemarnya karena larangan berkerumun.
Meski begitu, karya seniman dan musisi tetap harus diciptakan. Konser yang sebelumnya bisa didatangi oleh puluhan bahkan ratusan penggemar, saat ini diubah menjadi konser secara daring atau virtual.
Hal itu dirasakan Gabriela Fernandez, singer-songwriter berdarah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berdomisili di Yogyakarta ini. Alumni Universitas Sanata Dharma ini menyebut bahwa tantangan untuk menggelar konser virtual lebih berat.
“Jelas kami ditantang dan harus berpikir lebih kreatif bagaimana karya seniman bisa sampai ke penggemarnya. Artinya ada pesan yang harus diterima oleh orang banyak dari karya yang kita buat. Saya akui harus memutar otak lebih kencang,” terang Gabriela ditemui Suarajogja.id di Sleman City Hall (SCH), Minggu (11/4/2021).
Baca Juga: Diana Hotel Jogja Persembahkan Paket Berbuka Puasa untuk Jalin Silaturahmi
Wanita yang telah menelurkan album kelimanya berjudul On A Sailboat Beneath The Sky ini tak menampik saat pandemi dirinya lebih banyak bersentuhan dengan media sosial untuk mengenalkan lagu terbarunya.
Mengangkat isu soal kemaritiman di NTT, kampung halamannya, Gabriela menceritakan kehidupan laut yang ada di sana.
“Jadi (menceritakan) tentang kehidupan maritim di sana (NTT) dan juga perburuan paus yang ada di Lembata, NTT. Selain itu saya juga menyematkan budaya timur di lagu ini,” kata dia.
Menyampaikan pesan lagu kepada khalayak di situasi pandemi, adalah hal gampang-gampang sulit bagi Gabriela. Pasalnya tidak ada konser on the spot saat ini, sehingga performer seperti dirinya harus menyampaikan energi kepada penggemar melalui perantara yaitu gadget.
“Bagi saya beda banget, karena energi yang saya keluarkan harus melalui layar kaca gadget dulu. Padahal jika konser langsung, penonton langsung bisa merasakan energinya berputar karena di lokasi yang sama,” ujarnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Minggu 11 April 2021
Meski terasa sulit, bagi Gabriela bukan berarti pandemi Covid-19 adalah waktu untuk bermalas-malasan karena situasi yang selalu dibatasi.
“Situasi ini bukan berarti membatasi kita untuk berkarya. Artinya jangan sampai membuat kita malas tampil, bergerak atau menciptakan karya,” ujar dia.
Tinggal di Jogja sejak 2012, pelantun Sepeda Tua ini berharap pandemi Covid-19 segera usai. Sehingga seluruh sektor termasuk seni di Kota Pelajar bisa kembali bergeliat.
Berita Terkait
-
Jaksa Agung Sebut Tersangka Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina Bisa Dijerat Hukuman Mati
-
Skandal Raffi Ahmad Sang Utusan Khusus Presiden: Digugat ke Pengadilan saat Pandemi Covid-19
-
Cek Fakta: HMPV Adalah Virus Buatan Laboratorium dan Akan Menjadi Pandemi Selanjutnya
-
Pesan Menohok Dharma Pongrekun untuk Pramono Anung: Dari Pandemi hingga Sembako
-
Dharma Pongrekun Berharap Tak Ada Lagi Pandemi di Jakarta: Kalau Provinsi Lain Silakan
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan