Beberapa penumpang terlihat sudah bersiap untuk mudik lebih dini Terminal Jombor, Sleman, Rabu (28/4/2021), sebelum aturan larangan mudik diterapkan. - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Kondisi itu membuat jumlah armada yang dikerahkan oleh PO juga semakin menyusut. Disebutkan Tri, PO Agra tujuan Jogja-Jakarta yang biasanya itu ada enam armada harus dipangkas rela kadang hanya beroperasi tiga armada saja.
Tri mengakui bahwa PO juga sempat menaikkan tarif tiket kepada para pengguna jasa. Alasannya terkait dengan sepinya penumpang yang ada atau memanfaatkan jasa transportasi tersebut.
“Tarif memang lebih mahal. Untuk Sumatra sebelum pandemi Rp350 - Rp400 ribu, kemudian naik menjadi Rp700 ribu. Tapi ya sekarang sudah turun lagi jadi Rp400 ribu. Karena bersaing juga dengan bus parisiwata yang tarif jauh lebih murah dari bus regular,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Ganjar Sebar 14 Titik Penyekatan, Warga Klaten Kerja ke Jogja Masih Bisa
-
Dampak Larangan Mudik, Penjualan Helm Menurun
-
Pemerintah Resmi Larang Santri Mudik, Ponpes Diminta Bikin Kegiatan
-
Menag Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Dispensasi Mudik Bagi Santri
-
Menteri Agama Tegaskan, Para Santri Tak Boleh Mudik
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
Terkini
-
Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
-
Unik! Malioboro Turunkan Tokoh 'Edan-edanan' untuk Tertibkan Perokok Bandel secara Humanis
-
BRI Sediakan Kemudahan dalam Menerima dan Mengelola Kiriman Dana untuk Keluarga PMI
-
Ekonom UGM Wanti-wanti: Jangan Sampai WFH Demi Hemat BBM 'Bunuh' Warung dan Ojol
-
Waspada Campak Mengintai di Musim Liburan: Kenali Gejala, Komplikasi, dan Pentingnya Vaksinasi!