SuaraJogja.id - Minat masyarakat untuk mengganti atau membeli ponsel baru pada momen Lebaran tahun ini ternyata tidak terlalu menggairahkan. Hal itu terbukti dari sepinya pusat perbelajaan ponsel dan barang elektronik di Mall Ambarrukmo Plaza (Amplaz).
Salah satu penjual ponsel di gerai Bimasena Phone, Ari (30) ,mengatakan, kondisi jelang Lebaran tahun ini memang masih tergolong sepi walaupun jika dibandingkan dengan tahun kemarin sudah ada sedikit peningkatan.
"Kalau tahun kemarin sangat parah untuk tahun ini udah ada peningkatan walaupun dikit. Ya dibanding tahun lalu masih mending, peningkatannya dikit. Walaupun juga tidak langsung naik," kata Ari saat ditemui awak media, Selasa (11/5/2021).
Ari menyebutkan, jika dibandingkan sebelum pandemi, tentu jarak itu sangat jauh, baik dari trafik pengunjung yang datang atau pembelian ponsel itu sendiri.
Jika kondisi normal sebelum pandemi, masyarakat sudah memadati gerainya, apalagi saat seminggu sebelum Lebaran tiba, yang juga bersamaan dengan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR).
"Kalau perbandingan misal sebelum pandemi itu angkanya 100 persen terus kalau sekarang posisinya hanya tinggal 30 persen saja. Kalau tahun sebelumnya lebih anjlok lagi, bahkan bisa hanya menyisakan 15 persen saja," tuturnya.
Disampaikan Ari, peningkatan jelang lebaran kali ini sebenarnya sudah mulai sejak minggu-minggu lalu sejak memasuki ramadhan. Hanya memang kunjungan itu tergantung dengan waktu-waktu tertentu.
Peningkatan yang tergolong sedikit itu dibuktikan dengan rata-rata penjualan yang tercatat di gerainya.
"Sebelum puasa ya sepi. Rata-rata sehari kita bisa tidak bisa menentukan kuantitas unit yang terjual. Kadang ada yang tidak jualan sehari. Tapi rata-rata perhari bisa terhitung 3 unit. Itu minim banget," terangnya.
Baca Juga: Jelang Lebaran, 300 Ribu Lebih Kendaraan Memasuki DIY
Gerai yang berdiri sejak 2011 tersebut, dikatakan Ari memang melewati masa-masa tersulit atau tersepi sejak pandemi Covid-19 melanda. Bahkan promo-promo yang dikeluarkan oleh setiap brand juga tidak begitu berpengaruh terhadap penjualan.
"Paling parah memang dua tahun ini. Biasanya sudah kemeruyuk [berkerumun] kalau jelang Lebaran jam-jam segini," imbuhnya.
Senada, penjual ponsel lainnya di Gerai Tahaki, Dwian, mengungkapkan bahwa memang terdapat sedikit peningkatan dari segi trafik dan penjualan. Tapi memang peningkatan itu tidak bisa dibilang signifikan.
"Trafik pengunjung yang lewat dan hanya sekadar tanya itu ada peningkatan, lalu penjualan ya meningkat sedikit," kata Dwian.
Berita Terkait
-
Jelang Lebaran, 300 Ribu Lebih Kendaraan Memasuki DIY
-
Harga Daging Sapi di Bogor Jelang Lebaran Mulai Naik
-
Dua Hari Jelang Lebaran, Harga Cabai dan Daging Melonjak di Pasaran
-
Pasar Tanah Abang Tutup Siang Ini, PKL Membludak di Trotoar
-
Perawatan Kecantikan Jelang Lebaran, Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
-
Tiga Petani Sleman Tersambar Petir saat Berteduh di Gubuk Tengah Sawah, Dua Orang Meninggal Dunia
-
Gara-gara Ikan di Pemancingan, Warga Gunungkidul Saling Lapor ke Polisi
-
1.155 Pelanggar Terjaring di Bantul: Ini 3 Pelanggaran Paling Dominan
-
Wings Air Kembali Buka Lagi Rute Jogja-Bandung, Cek Jadwal Lengkapnya