SuaraJogja.id - Nasib malang dialami dua warga Pedukuhan Seturan Batu, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Dua warga yang mengendarai sepeda motor ini tewas ditabrak bus saat akan melintasi jalur cepat di Ring Road Utara, tepatnya di wilayah Pedukuhan Gondangan, Kalurahan Maguwoharjo, Depok.
Kanit Laka Lantas Polres Sleman Iptu Galan Adi Darmawan mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (14/5/2021).
Bus pariwisata berpelat nomor AA 1456 CE, yang dikemudikan Nariman (36), menabrak sepeda motor bernomor polisi AB 6010 NX. Motor jenis bebek ini dikendarai Wildhan Subagio (68) dan Arum Sukendah (62).
"Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Dua pengendara motor meninggal dunia di tempat," ujar Galan, dihubungi wartawan, Jumat (14/5/2021).
Galan melanjutkan, awal mulanya peristiwa nahas ini terjadi saat pengendara Wildhan, yang berboncengan dengan Arum, melaju dari arah utara ke selatan di jalur lambat. Saat itu keduanya baru pulang dari pasar.
"Mereka [pengendara motor] dari jalur lambat. Setelah itu sampai dipenggal jalan masuk jalur cepat, bersamaan dengan itu dari arah utara ke selatan di jalur cepat melaju bus pariwisata ini," terang dia.
Pengendara sepeda motor diketahui akan masuk ke jalur cepat. Namun karena tak melihat bus dan jarak sudah sangat dekat, tabrakan terjadi.
"Tidak sempat menghindar dan jarak juga sangat dekat, sehingga kecelakaan terjadi," terang Galan.
Wildhan dan Arum tewas di lokasi kejadian. Kedua pengendara sepeda motor itu mengalami luka serius di bagian kepala.
Baca Juga: Kembali Bermasalah, Grill Drainase di Underpass Kentungan Copot
"Cedera kepala berat [dua pengendara motor], nyawanya tak selamat. Selanjutnya dari polisi langsung menghubungi petugas kesehatan. Korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY," kata dia.
Disinggung apakah ada kelalaian yang dilakukan oleh para pengendara, Galan belum bisa memastikan. Pengendara motor belum bisa dipastikan akan mengambil arah putar balik.
"[Kecelakaan terjadi] sebelum U-turn, sehingga belum bisa disimpulkan," katanya.
Sementara untu pengendara bus, kata Galan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Untuk pengendara bus masih kami lakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan nanti bisa dilakukan penyelidikan lebih lanjut," terang Galan.
Akibat kecelakaan itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah karena terhimpit di bawah roda bus. Sementara bus hanya mengalami pecah bemper depan.
Berita Terkait
-
Kembali Bermasalah, Grill Drainase di Underpass Kentungan Copot
-
Kijang Hantam Hiace di Ring Road Utara, Begini Kondisi Korban
-
Diduga Akibat Ban Pecah, Kijang Terbang Hantam Hiace di Ring Road Utara
-
Nekat Melintas di Jalur Cepat, Pesepeda di Bandung Tuai Kritikan
-
Mulai 17 Agustus, Pemotor Lewat Jalur Cepat Jalan Margonda Bakal Ditilang
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain
-
Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Jogja Laptop Festival 2026: Axioo Suguhkan Hype AMD X1 dan Pongo 535
-
Kejagung Bergerak, Seluruh Titik SPPG DIY Disisir Kejati