SuaraJogja.id - Selamat Hari Buku Nasional! Sejak tahun 2002, tanggal 17 Mei telah ditetapkan sebagai peringatan Hari Buku Nasional, sebuah momen untuk mengingatkan kembali akan pentingnya budaya membaca guna meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia.
Namun sayangnya, budaya membaca di kalangan masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Anak-anak zaman sekarang juga lebih suka memainkan gadget dibandingkan membaca buku. Faktanya, budaya membaca baiknya dibangun sejak usia dini.
Hal ini dikarenakan golden age pada anak menjadi waktu yang sangat efektif dalam menyimpan value dan kebiasaan membaca hingga ia dewasa. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh para orang tua untuk membangun budaya membaca anak sejak dini, antara lain:
1. Membacakan dongeng
Bangun minat membaca pada anak sejak dini dengan membacakan cerita dongeng menjelang tidur atau saat di waktu luang. Membiasakan anak mendengarkan cerita dongeng dapat meningkatkan minat membaca serta daya imajinasi anak.
Orang tua dapat mencoba membacakan dongeng dengan membuat suara yang berbeda-beda untuk setiap karakter. Libatkan anak dalam kisah dongeng yang dibacakan untuk membuat anak lebih tertarik. Lakukan aktivitas ini secara rutin agar anak-anak pun terbiasa dengan aktivitas ini.
2. Kenalkan buku edukasi dengan visual yang menarik
Saat ini, banyak buku edukasi yang dilengkapi dengan visual menarik dan permainan kecil untuk mendorong kognisi anak. Orang tua dapat memilih buku edukasi tipe ini agar anak tertarik untuk membacanya.
Selain meningkatkan minat membaca anak, bantuan visual dalam sebuah buku edukasi dapat membantu anak menyerap informasi mengenai pengetahuan ilmiah maupun sosial yang dengan lebih mudah dan cepat.
Baca Juga: Hari Buku Nasional: 3 Buku Fiksi Ini Penuh Makna!
Orang tua pun dapat meminta anak untuk menceritakan kembali isi buku tersebut agar ia dapat berlatih untuk meningkatkan kepercayaan dirinya untuk bercerita di depan anggota keluarga. Setelah anak berhasil menyelesaikan sebuah buku, orang tua dapat memberikan hadiah kecil agar anak semakin bersemangat membaca buku lainnya.
3. Ajak anak memilih buku bacaannya
Untuk meningkatkan minat anak dalam membaca, orang tua dapat mengajak anak untuk memilih buku bacaannya sendiri. Cara ini dapat mengajarkan anak untuk berani membuat keputusan sendiri dan memberikan ia kebebasan untuk memilih.
Di masa pandemi ini, orang tua dapat mengajak anak memilih buku secara online melalui website Gramedia atau Books&Beyond.
Agar transaksi lebih mudah, gunakan metode pembayaran digital seperti ShopeePay yang juga tersedia di website dan gerai kedua toko tersebut agar aktivitas belanja buku menjadi lebih praktis, aman, dan memuaskan.
Itulah beberapa tips seru yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk memperkenalkan pentingnya budaya membaca kepada anak. Mari bersama-sama kita tingkatkan minat membaca anak sejak usia dini!
Berita Terkait
-
Hari Buku Nasional: 3 Buku Fiksi Ini Penuh Makna!
-
Tambah Semangat Kerja Usai Lebaran dengan ShopeePay Super Online Deals
-
Usai Libur Lebaran Deadline Menumpuk, Mizulife Bagi 3 Cara Jaga Mood Kerja
-
Tambah Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran dengan 4 Cara Ini
-
Sejarah Hari Buku Nasional, Diperingati Sejak 17 Mei 2002
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
Terkini
-
Siapa Sajakah yang Bisa Mendapatkan Penawaran BRI Multiguna Pre-Approved?
-
Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah
-
Tak Bisa Lagi Jor-joran di Tengah Efisiensi , FKY 2026 Andalkan Kekuatan Komunitas Seni
-
Anggaran BNPB Terus Menyusut, Pakar Sebut Indonesia Bisa Terjebak dalam Siklus Respons Bencana
-
Tak Ikut-ikutan Malang, Pemda DIY Pilih Evaluasi MBG Meski 70 Orang Keracunan