SuaraJogja.id - Salah satu lokasi nongkrong dan ngopi favorit di Jogja yakni Semesta terlihat terbengkalai.
Dalam video singkat yang dibagikan akun @Jogjafoodhunter, tampak lokasi yang dahulu ramai disambangi kawula muda terlihat sepi.
Tampak area parkir yang dahulu dijejali kendaraan pengunjung tampak kosong. Sementara akses untuk masuk ke dalam kafe terlihat pintunya tertutup.
Tak hanya itu, papan reklame yang menunjukkan lokasi kafe Semesta tersebut juga terlihat robek dan rusak.
"Pernah hits dan viral di zamannya. Tongkrongan ini pernah ramai dan antrian lumayan. Yaitu Semesta Jogja. Sekarang jadi terbengkalai," tulis narasi yang menyertai video tersebut.
Tak sedikit dari netizen yang kemudian membagikan kenangannya ketika menyambangi salah satu tongkrongan hits Jogja di zamannya tersebut.
"Nunggu mie rebus doang sampe 30 menit," kata darr****
"Saibganya legend nih wkwkwk," kata bigbo****
"Pangsit rebus andalanku," tulis fransis****
Baca Juga: 10 Persen Siswa Tak Lolos Skrining, Uji Coba PTM Jogja Ditunda Akhir Bulan
"Wis tutup..bye semesta," kata esti****
"Anak-anak android dulu suka kumpul-kumpul di situ," tulis kriez*****
"Waaaah sayang banget dulu paling gak nolak kalo diajak kesini," tulis nyonya*****
"Kopinya the best ini, murah pula, adalagi dong semesta," kata clau****
"Tempat pertama kali ketemu mantan dengan selingkuhannya dan cuma ku senyumin," tulis hanu****
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat